Connect with us

Lifestyle

Yaravirus Muncul di Brasil, Dipastikan Tidak Menginfeksi Manusia

Beberapa ilmuwan di Brasil belum lama ini telah mengidentifikasi jenis virus baru yang misterius. Temuan yang akhirnya diberi nama yaravirus ini memiliki susunan gen asing yang tidak dapat dikenali, bahkan belum tercatat sama sekali dalam penelitian maupun dunia sains secara keseluruhan.

Meski demikian, para ilmuwan tersebut memastikan bahwa yaravirus tidak menginfeksi sel tubuh manusia. Virus berukuran besar ini lebih banyak berinteraksi dengan amoeba serta mikroba sejenisnya yang banyak ditemukan di perairan. Simak informasi berikut untuk mengetahui seperti apa karakteristik dan penyebaran virus asing ini.

Asal-muasal ditemukannya yaravirus

Sumber: Wikimedia Commons

Bumi dipenuhi oleh jutaan spesies makhluk hidup, tetapi jumlah ini belum mencakup beragam spesies mikroba asing yang belum ditemukan oleh para ilmuwan. Salah satu spesies misterius yang baru-baru ini terungkap adalah yaravirus dari Brasil.

Penemuan yaravirus berawal dari kegiatan sekelompok ilmuwan asal Brasil beberapa tahun lalu. Mereka mengumpulkan sampel air dari anak aliran Danau Pampulha, yakni danau buatan yang terletak di kota Belo Horizonte, Brasil.

Para ilmuwan tersebut hendak mencari virus berukuran besar dengan banyak susunan gen yang sering kali menginfeksi amoeba. Amoeba adalah makhluk hidup bersel tunggal dengan bentuk berubah-ubah yang dapat dibedakan dari bakteri.

Advertisement

Saat sampel air yang terkumpul disatukan dengan sel-sel amoeba, para ilmuwan justru mendapati temuan baru. Alih-alih memperoleh virus berukuran besar yang menginfeksi amoeba, mereka malah menemukan virus-virus yang berukuran lebih kecil.

Jônatas Abrahão, profesor departemen mikrobiologi Federal University of Minas Gerais, Brasil, menyebutkan bahwa virus yang menginfeksi amoeba biasanya berukuran lebih dari 200 nanometer. Sementara itu, virus yang mereka temukan hanya berukuran 80 nanometer, tergolong kecil dibandingkan virus-virus pada umumnya.

Melansir laman Science Mag, virus tersebut lantas diberi nama ‘yaravirus’. ‘Yara’, atau dalam bahasa aslinya dikenal sebagai ‘Iara’, adalah sosok ratu air dalam mitologi Brasil. Nama ini lekat dengan air yang menjadi tempat awal ditemukannya virus tersebut.

Meski ukuran dan susunan gennya termasuk kecil, yaravirus bisa menginfeksi amoeba seperti halnya virus berukuran besar. Selain itu, para ilmuwan pun menemukan hal lain yang tidak kalah unik. Virus tersebut ternyata memiliki gen yang tidak dapat dikenali.

Advertisement

Virus misterius tanpa gen yang bisa dikenali

Virus hepatitis B

Virus hepatitis B

Hal yang tidak biasa dari yaravirus bukan hanya ukuran dan target infeksinya. Ketika para ilmuwan mencoba mempelajari susunan gen virus tersebut, tidak ada gen yang cocok dengan susunan gen lain yang telah ditemukan sebelumnya.

Beberapa gen yaravirus mirip dengan gen yang terdapat pada virus berukuran besar, tapi belum jelas apakah keduanya berkaitan. Kendati ada gen yang mirip dengan virus besar, virus tersebut juga tidak dapat dikategorikan sebagai virus besar mengingat ukurannya yang mungil.

Para ilmuwan juga telah berupaya mencocokkan gen virus asal Brasil tersebut dengan data ribuan susunan gen virus yang telah ditemukan. Ada 74 gen pada yaravirus dan hanya enam yang menunjukkan kemiripan dengan gen virus lain. Namun, hal tersebut lagi-lagi tidak membawa petunjuk apa pun.

Abrahão dan rekan-rekannya merasa masih perlu mempelajari aspek lain dari virus unik tersebut. Mereka kemungkinan harus mengisolasi virus tersebut dan mencari virus-virus sejenisnya untuk membantu proses analisis.

Advertisement

Di sisi lain, Elodie Ghedin, ahli virus dan parasit dari New York University, Amerika Serikat, justru menyatakan tidak terkejut dengan ditemukannya yaravirus. Hal tersebut didasarkan pada pengalamannya mencari virus di air limbah dan saluran pernapasan.

Menurutnya, lebih dari 95% virus yang ditemukan di air limbah tidak memiliki kecocokan susunan gen dengan data gen virus yang sudah ada. Setiap kali para ilmuwan mencari keberadaan virus, kemungkinan besar mereka akan menemukan jenis virus baru.

Yaravirus bukan satu-satunya virus baru

Virus hepatitis C

Virus hepatitis C

Ketika Abrahão dan timnya menemukan yaravirus untuk pertama kalinya, para ilmuwan di belahan dunia yang lain juga sedang mengalami hal yang sama. Christopher Buck dan Michael Tisza dari National Cancer Institute Amerika Serikat misalnya, menemukan beberapa virus dari kelompok yang sama dengan human papillomavirus (HPV).

HPV adalah virus yang dapat menyebabkan kanker serviks. Selain HPV, mereka juga menemukan virus lain yang tidak berbahaya, tetapi berkaitan dengan kanker kandung kemih pada pasien penyakit ginjal yang menjalani operasi transplantasi ginjal.

Advertisement

Buck dan timnya menemukan total 2.500 virus, dan 600 di antaranya adalah virus yang baru diketahui dalam dunia sains. Belum dipastikan apakah virus-virus tersebut dapat memicu masalah kesehatan, tapi temuan ini adalah kabar baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Pada kasus yaravirus, Abrahão dan rekan-rekannya memastikan bahwa virus tersebut bukan merupakan ancaman bagi kesehatan manusia. Virus asing tersebut diketahui hanya menginfeksi amoeba yang terdapat di perairan.

Para ilmuwan memiliki dua teori terkait yaravirus. Pertama, virus tersebut adalah virus baru pada amoeba yang belum diketahui. Kedua, virus tersebut mungkin adalah virus berukuran besar yang entah bagaimana berevolusi menjadi virus amoeba berukuran kecil.

Seluruh dunia saat ini tengah diguncang oleh munculnya wabah novel coronavirus alias COVID-19. Kabar tentang novel coronavirus atau kemunculan virus baru tentu menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah ditemukannya virus.

Advertisement

Kendati demikian, virus sebenarnya merupakan unsur yang penting dalam lingkungan. Beberapa virus bahkan membantu menguraikan nutrisi dan mengendalikan hama. Yaravirus mungkin juga mempunyai fungsi tertentu dalam keseimbangan ekosistem air di Brazil.

Abrahão menyatakan bahwa keberadaan virus baru memang tidak boleh diabaikan. Akan tetapi, hingga terdapat hasil penelitian lebih lanjut mengenai virus-virus baru, masyarakat tidak perlu merasa takut.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan3 menit ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional4 jam ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional4 jam ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional19 jam ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional23 jam ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan1 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan1 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan1 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan1 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan1 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan1 hari ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport1 hari ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport1 hari ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport1 hari ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif1 hari ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini2 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional2 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif2 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif2 hari ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Nasional2 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Populer