Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar dan Direktur Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi lansia berusia 60 tahun ke atas ber KTP Kabupaten Tangerang dan domisili Kabupaten Tangerang pada Sabtu (27/3) di Mall Ciputra Tangerang.
“Alhamdulillah lansia di daerah Kabupaten Tangerang ini bisa divaksin duluan, saya sangat terharu sekali dengan kegiatan vaksinasi hari ini, karena banyak lansia yang antusias datang,” kata Menkes.
Kegiatan vaksinasi ini rencananya menyasar sekitar 3000 lansia dengan waktu pelaksanaan selama hampir 2 minggu terhirung mulai 16 Maret hingga 27 Maret 2021. Adapun target harian sasaran sekitar 200-300 lansia.
Untuk itu, pihaknya akan mengupayakan untuk menambah ketersediaan vaksin bagi daerah-daerah yang mempercepat cakupan vaksinasi lansia.
Agar tidak terjadi antrian, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui website Ciputra Hospital. Sasaran juga bisa datang langsung ke lokasi vaksinasi yang terletak di Ground Floor Mall Ciputra, dengan catatan harus sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.
Sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan aturan bahwa vaksinasi bagi lansia harus dilaksanakan di fasyankes, namun karena kapasitasnya tidak mencukupi maka pemerintah berupaya menghadirkan vaksinasi bergerak di beberapa lokasi termasuk di mall dengan harapan cakupannya lebih luas dan cepat.
“Memang tadinya kita mulai di RS dan Puskesmas, tapi setelah kita ukur kemampuannya tidak cukup. Jadi kita coba di beberapa sentra-sentra seperti Istora dan sekolah. Kita berbicara dengan asosiasi mall, kenapa ngak coba di mall. Karena mall itu kan umumnya luas, angkutan gampang, orang datang kesana kan nyaman, bisa juga membantu kegiatan ekonomi,” terangnya.
Sejauh pelaksanaan vaksinasi, semua berjalan dengan aman dan lancar. Untuk membantu pelayanan vaksinasi, penyelenggara telah menyiagakan sekitar 20 orang termasuk dokter, vaksinator, dan administrasi. Juga disiapkan mini icu dan ambulance guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi pasca penyuntikan.
Menkes mengapresiasi bantuan serta kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Ciputra. Karena sinergi antara ketiganya merupakan modal sosial yang sangat penting untuk mempercepat cakupan vaksinasi khususnya bagi lansia.
“Alhamdulillah ini contoh yang paling bagus dimana semua modal sosial dari komponen bangsa bisa kita rajut bersama,” ucap Menkes.
Pihaknya berpesan kepada semua elemen masyarakat baik yang sudah divaksin maupun yang belum divaksin untuk tidak lengah dengan terus menerapkan protokol kesehatan 3M ketat di seluruh aktivitas sehari-hari, guna memberikan perlindungan yang optimal. (rls/fid)
Bisnis3 jam agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 jam agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Nasional6 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Nasional7 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad
Pemerintahan5 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Bisnis6 hari agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport1 hari agoVeda Ega Pratama Start Posisi 13 di Moto3 Italia 2026
Pemerintahan5 hari agoWakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan Sembelih Sendiri Hewan Kurban














