Lifestyle
4 Tips Bertahan dalam Arus Banjir yang Deras Agar Tidak Terseret Arus

Di awal tahun 2020, ada sejumlah korban bencana banjir yang luka atau tewas karena terseret arus. Meski kini mulai surut, namun masih ada potensi banjir lagi karena curah hujan tinggi masih mengintai di pertengahan Januari 2020 ini. Agar tidak mudah terseret arus, yuk kenali bagaimana cara bertahan dalam arus banjir yang deras.
Tips bertahan dalam arus banjir yang deras
Terseret arus banjir dan akhirnya tenggelam karena panik dan tidak dapat berenang menjadi salah satu penyebab kematian yang cukup sering terjadi. Ingin berdiam diri di tempat karena takut pun tidak memungkinkan karena proses evakuasi harus dilanjutkan.
Seperti yang dilansir dari laman Chilliwack Search and Rescue, ada beberapa tips yang bisa Anda dan keluarga lakukan untuk bertahan dalam arus banjir yang deras.
1. Melihat seberapa deras air banjir

Sebelum Anda memutuskan untuk menyebrang arus banjir, sebaiknya lihat dahulu seberapa deras air banjir. Sebagai salah satu cara bertahan dalam arus banjir yang deras, memperkirakan kekuatan air ternyata cukup penting.
Cobalah melempar benda-benda yang ringan ke tengah arus untuk memberikan gambaran. Namun, perlu diingat bahwa Anda tidak bisa memperkirakan kecepatan arus bawah. Selain itu, permukaan air yang bergerak lambat bukan berarti aman untuk dilewati.
Kemudian, sebaiknya Anda mencari tempat yang lebih tinggi, seperti pohon agar mendapatkan gambaran yang lebih baik dan hambatan apa yang akan dilewati.
Bahkan, dengan begitu Anda lebih dapat mempertimbangkan tempat yang lebih aman untuk menyeberangi arus banjir yang deras agar tidak terseret dan tenggelam.
2. Mencari alat sebagai jembatan


Selain memperkirakan kecepatan arus banjir, mencari alat sebagai jembatan ternyata juga bisa dilakukan untuk bertahan dalam arus banjir yang deras.
Misalnya, pohon yang tumbang bisa dijadikan alat untuk menyeberang. Pohon yang batangnya lebih besar biasanya lebih aman, tetapi akan lebih sulit untuk diletakkan di derasnya arus banjir.
Dengan begitu, tidak perlu terlalu khawatir arus banjir akan menyeret hingga melukai tubuh Anda. Jika memungkinkan dan tersedia tali yang kuat, minta pertolongan kepada orang lain untuk menyeberangkan Anda dari seberang arus.
Jangan lupa untuk selalu berhati-hati ketika menyeberang mengingat air dapat membuat permukaan ‘jembatan’ yang Anda buat licin dan terpeleset.
3. Berenang dengan perut


Apabila sewaktu-waktu ketika sedang menyeberangi arus yang deras dan terjatuh, berenang dengan perut ternyata bisa membuat Anda bertahan.
Maksudnya, Anda bisa memposisikan tubuh seakan-akan duduk di atas air. Lalu, biarkan tubuh mengikuti arus banjir karena lebih mudah untuk dikendalikan.
Akan tetapi, dampak yang mungkin dapat terjadi adalah kepala dan tubuh lebih rentan terbentur batu, dahan pohon, dan barang-barang lainnya.
Oleh karena itu, Anda bisa mengurangi kemungkinan tenggelam dengan mengangkat kaki. Jika kaki Anda berada di bawah, lebih berisiko untuk tersangkut benda-benda tertentu dan tenggelam.
Cobalah untuk tetap tenang, bernapas dengan perlahan, dan cari tempat berlindung yang memiliki pergerakan air yang lebih lambat, sehingga Anda bisa menuju ke daratan.
4. Mengikuti arus dengan gaya ‘dada’


Sebenarnya, salah satu metode yang paling direkomendasikan untuk bertahan dalam arus air yang deras adalah berenang dengan mempertahankan posisi kepala tetap di atas. Setelah itu, posisikan punggung dan kaki mengarah ke arus.
Dengan begitu, kepala dan kaki Anda terlindungi dari benturan barang-barang yang ada di arus tersebut. Perlu diingat bahwa setengah bagian atas kaki dan kepala Anda keluar dari air.
Jika sudah berada di arus yang lebih tenang, balikkan badan dan berenang ke arah daratan, tetapi masih mengikuti arus air.
Namun, ketika Anda terjebak dalam arus banjir yang deras bersama anggota keluarga lainnya, ada satu metode di Jepang untuk mengatasi kondisi ini, yaitu:
- Mulai dengan posisi berbaris
- Pilih anggota keluarga atau orang dengan berbadan besar untuk menahan arus
- Semakin banyak orang yang berbaris, semakin banyak kekuatan untuk menahan arus
Bahkan, metode ini bertahan dalam arus banjir yang deras ini terbukti efekti melalui sebuah tayangan dari stasiun televisi di Jepang. Oleh karena itu, ketika Anda dan anggota lainnya terjebak arus banjir, cara ini mungkin bisa digunakan.
Keempat cara bertahan dalam arus banjir yang deras tersebut mungkin tidak akan berhasil jika Anda melakukannya dengan panik. Usahakan untuk tetap tenang ketika melewati arus agar tidak terjadi kecerobohan yang membuat Anda tenggelam.
Kabartangsel.com
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD






























