Connect with us

Lifestyle

6 Kesalahan Orangtua Saat Menanamkan Kebiasaan Makan Anak

Kebiasaan makan anak perlu diterapkan sedini mungkin. Hal ini dilakukan agar kebutuhan gizinya terpenuhi dengan baik sehingga anak bisa tumbuh dengan sempurna. Namun, ada beberapa kesalahan yang banyak dilakukan orangtua saat menanamkan kebiasaan makan anak. Agar tak salah langkah, yuk, hindari berbagai kesalahan berikut ini.

Kesalahan orangtua saat terapkan kebiasaan makan anak

1. Tidak memberikan contoh yang baik

Anak-anak adalah peniru yang ulung. Semua hal yang orangtuanya lakukan akan ditirunya tanpa ia tahu apakah itu baik atau justru buruk. Sekarang coba evaluasi, apakah Anda termasuk orang yang pilih-pilih makanan? Jika hal itu tetap Anda lakukan bahkan saat sedang makan bersama anak, jangan heran jika buah hati Anda melakukan hal yang sama.

Oleh karena itu, hal pertama dan utama yang perlu Anda lakukan ialah memberi teladan berbagai kebiasaan positif saat makan. Saat Anda menikmati semua jenis makanan yang terhidang di meja, mulai dari sayur hingga ikan, anak juga akan mencontoh kebiasaan tersebut. Mulai sekarang, jangan hanya menyuruh, tetapi lakukan dan jadilah teladan yang baik buat anak.

Advertisement

2. Mudah menyerah saat mengenalkan anak pada makanan baru

Banyak orangtua memberikan makanan yang itu-itu saja hanya karena sang anak menolak saat diberikan makanan baru. Padahal penolakan itu wajar. Ketika Anda mencoba makanan baru, lidah anak belum terbiasa dengan rasa dan teksturnya. Namun, jangan jadikan penolakan ini sebagai alasan untuk menghentikan usaha Anda.

Leann Birch, Ph.D., seorang psikolog di Pennsylvania State University, menyatakan bahwa diperlukan 10 hingga 15 kali percobaan bagi anak sampai ia bisa menerima makanan baru. Oleh karena itu, jangan hanya karena sekali hingga dua kali penolakan lalu Anda menyerah begitu saja.

Justru, Anda perlu memutar otak bagaimana caranya agar anak mau memakannya misalnya dengan memotongnya dalam bentuk yang lucu atau mengolahnya dengan resep lain.

3. Memaksa anak untuk makan

anak susah makan saat sakit

Ellyn Satter, R.D., seorang ahli gizi dan terapis keluarga di Amerika Serikat, menyatakan bahwa memaksa anak untuk makan adalah hal yang sebaiknya dihindari. Meski Anda merasa kesal karena anak tak kunjung mau makan, jangan pernah memaksanya apalagi sampai menggunakan ancaman. Pasalnya, meski ujung-ujungnya anak mau makan, kegiatan ini bisa menjadi hal yang justru ditakutinya.

Advertisement

Sebaiknya, cari cara lain supaya anak mau makan makanan Anda. Tanyakan padanya kira-kira makanan apa yang sedang ia inginkan. Cara lainnya, Anda juga bisa mengajak anak berbelanja bahan makanan dan memasaknya bersama. Dengan dilibatkan dalam prosesnya, ia dengan senang hati akan menghabiskan makanan yang dibuatnya tanpa perlu dipaksa.

4. Memberi camilan terus-terusan

camilan sehat untuk anak

Memberikan anak camilan memang perlu. Anak-anak kerap merasa lapar di jeda waktu makannya saking serunya beraktivitas. Namun, Anda juga perlu membatasi porsi dan jenisnya. Jangan pernah memberikan anak camilan terutama yang manis-manis persis sebelum waktu makannya tiba. Hal ini justru biasa membuat si kecil merasa kenyang saat jam makan.

Daripada memberikannya camilan menjelang makan, lebih baik minta si kecil untuk membantu Anda menyiapkan peralatan makan. Ibu juga bisa melibatkan anak dalam kegiatan memasak misalnya saja mencuci sayur. Jika anak merasa sangat lapar dan rewel, berikan camilan sehat seperti buah. Tak perlu terlalu banyak, cukup berikan satu atau dua potong apel agar perutnya sedikit terganjal.

5. Memberikan porsi makan yang besar

anak tidak suka makan nasi

Karena orangtua khawatir anaknya tidak mendapatkan cukup asupan makanan, terkadang porsi makan yang diberikan terlalu banyak. Padahal banyaknya makanan tak menjamin kecukupan gizinya. Justru terlalu banyak makanan yang disajikan dalam satu piring bisa membuat anak merasa takut tidak bisa menghabiskannya. Tak hanya itu, hal ini juga tentu akan membuat Anda sebagai orangtua merasa sedih dan kecewa ketika si kecil tak menghabiskan makanannya.

Advertisement

6. Melarang anak makan makanan tertentu

anak mencuri permen

Melarang anak makan makanan tertentu ternyata keliru. Ketika Anda benar-benar melarang anak untuk makan permen atau junk food misalnya, anak justru akan mencuri-curi saat ada kesempatan. Saat kesempatan itu datang tanpa Anda ketahui, anak bisa makan tak terkendali. Hal ini justru akan membahayakan kesehatannya.

Oleh karena itu, daripada melarangnya lebih baik berikan anak sesekali saja. Memberikannya permen atau junk food sesekali tak akan merusak diet anak Anda. Hal yang terpenting yaitu memberikannya tak terlalu sering dan membatasi porsinya. Kalau anak minta dibelikan makanan tak sehat lagi, tolak dengan halus. Misalnya dengan berkata, “Kakak bulan lalu sudah jajan itu, kan? Boleh jajan itu lagi, tapi kapan-kapan.”

Mulai sekarang, yuk, usahakan untuk menghindari berbagai kesalahan tersebut saat menerapkan kebiasaan makan anak!

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan11 jam ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan19 jam ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan21 jam ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan21 jam ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Sport2 hari ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Banten2 hari ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Nasional2 hari ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Hukum2 hari ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional2 hari ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Nasional2 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 hari ago

Dari Masjid untuk Masa Depan Digital, Diskominfo Tangsel Luncurkan GPS Digital Academy Innovation Center

Nasional2 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional2 hari ago

KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

Sport4 hari ago

Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0: Macan Kemayoran Tampil Menggila

Sport4 hari ago

Hasil Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Sport3 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Banten5 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Serba-Serbi3 minggu ago

Apa Itu DESIL?

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan2 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Populer