Connect with us

Lifestyle

6 Tipe Orang yang Suka Menunda Pekerjaan, Anda yang Mana?

Psstt… Anda suka menunda-nunda pekerjaan? Rasanya hampir semua orang suka, atau setidaknya pernah sekali, menunda menyelesaikan pekerjaannya. Namun ternyata, kecenderungan menunda-nunda ini terbagi dalam beberapa kelompok berbeda, tergantung karakteristik pribadi Anda. Nah lho! Kira-kira Anda masuk kelompok mana, dan apa solusinya? Simak dalam ulasan berikut ini.

Ragam tipe orang yang suka menunda pekerjaan

Untuk mengenali diri Anda masuk kategori yang mana, berikut penjelasan lengkapnya plus solusi yang bisa dilakukan:

1. Si perfeksionis

Tidak semua orang suka menunda menyelesaikan pekerjaan hanya karena malas. Ada orang yang sebetulnya rajin tapi justru sering menunda-nunda karena terlalu cemas ia tidak bisa menyelesaikannya dengan sempurna. Tak jarang, orang yang termasuk perfeksionis justru mengulur waktu untuk memulai hanya karena khawatir hasilnya tidak maksimal. 

Advertisement

Selain itu, orang yang perfeksionis cenderung suka menunda pekerjaan karena terlalu memerhatikan hal kecil yang kadang kurang bermakna. Pada akhirnya, mereka malah sibuk mengerjakan beragam tetek bengek yang lain hingga pekerjaan utamanya bahkan tak pernah selesai.

Solusi: Jika Anda merasa seperti ini, cobalah belajar untuk menghargai apa yang Anda kerjakan. Anda memang perlu berusaha sebaik yang Anda bisa, tapi jangan terlalu mengkhawatirkan standar yang dibuat oleh si pemberi tugas. Dari dalam diri sendiri, tetapkan gol yang realistis dan jangan yang muluk-muluk.

Fokus saja pada tujuan itu sambil terus memotivasi diri dengan kalimat-kalimat positif. Jangan lupa juga untuk menetapkan batas waktu untuk tiap tugasnya. Jangan takut membuat kesalahan karena dari situlah Anda justru akan belajar.

2. Si pemimpi

Tipe pemimpi adalah orang yang biasanya bagus hanya dalam perencanaan saja, tetapi praktiknya justru berantakan. Akibatnya, sikap seperti ini kerap membuatnya frustasi karena apa yang direncanakan ternyata sulit untuk direalisasikan sehingga jadi pekerjaannya jadi terus tertunda.

Advertisement

Solusi: Untuk Anda yang suka menunda pekerjaan karena terlalu sibuk merencanakan saja, cobalah tuangkan rencana itu jadi aksi yang nyata.

Sedikit demi sedikit ubahlah rencana Anda jadi kenyataan. Tetapkan tujuan dan target harian yang bisa Anda cicil selesaikan. Jangan terus terbawa imajinasi hingga ujungnya tak ada satu pun yang terealisasi dan hanya berujung wacana.

3. Si penghindar

Orang yang masuk tipe ini cenderung menunda pekerjaannya karena takut tidak bisa mengerjakannya. Di otaknya selalu ada pikiran “Bagaimana jika saya gagal?” atau “Bagaimana jika hasilnya jelek?”.

Akibatnya, mereka lebih memilih untuk menunda dengan menghindari pekerjaan tersebut ketimbang harus berhadapan dengan konsekuensi jika hasil tugasnya ternyata tidak maksimal.

Advertisement

Solusi: Jangan terfokus pada ketakutan dan hal-hal buruk yang bahkan belum tentu terjadi. Hal ini hanya akan membuat Anda semakin stres dan semakin menunda pekerjaan yang sudah menanti.

Jangan sekali-kali membiarkan pikiran negatif masuk ke otak. Anda harus percaya akan kemampuan diri sendiri. Kemudian, buatlah komitmen untuk mengerjakan apa pun tugas yang diberikan dengan maksimal.

Cari tahu bagaimana cara mengerjakan tugas yang ada di hadapan Anda ini, misalnya dengan membagi pekerjaan dari yang paling sulit dulu hingga ke paling mudah, atau sebaliknya. Kemudian, kerjakan perlahan-lahan hingga selesai.

Ingat saja bahwa pekerjaan tidak akan selesai jika Anda menghindarinya. Lebih baik salah daripada Anda mangkir dari tanggung jawab dan membuat orang lain jadi tak lagi percaya pada Anda. Jika bingung, minta bantuan orang lain untuk mengarahkan Anda.

Advertisement

4. Si pembuat masalah

Orang-orang di kategori ini biasaya suka menunda memulai pekerjaansampai mendekati batas tenggat waktunya (deadline), alias memegang teguh prinsip Sistem Kebut Semalam (SKS).

Mereka cenderung menikmati sensasi adrenalin ini di menit-menit terakhir. Bahkan, orang-orang tipe ini biasanya menyatakan bahwa dirinya lebih bergairah dan kreatif saat berada di bawah tekanan deadline yang semakin dekat.

Solusi: Bekerja terburu-buru tidak membuat hasilnya jadi lebih baik. Justru Anda jadi tidak akan punya waktu yang cukup untuk memeriksa hasilnya, atau memperbaikinya ketika salah.

Jika Anda memang hanya merasa terpacu di menit-menit terakhir, cobalah bagi waktu dengan lebih efisien. Selama fokus mengerjakan tugas tersebut, jauhkan semua benda yang bisa mengganggu Anda mulai dari gawai, televisi, dan lainnya.

Advertisement

Saat waktunya istirahat, tinggalkan semua pekerjaan secara total. Setelah itu, mulailah bekerja saat waktu menunjukkan bahwa Anda perlu kembali.

5. Si penentang

Si penentang adalah orang yang suka menunda pekerjaan karena tidak mau mematuhi tenggat waktu dan ketentuan yang seharusnya. Dengan kata lain, Anda justru cenderung membangkang dan bekerja semaunya sendiri.

Solusi: Belajarlah untuk bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan pada Anda. Ingat-ingat bagaimana awalnya Anda bisa dipercaya oleh orang lain untuk mengerjakan tugas ini.

Pertimbangkan konsekuensinya jika Anda mau terus menentang si pemberi pekerjaan. Jangan abaikan efek melakukan hal ini pada hubungan jangka pendek dan panjang Anda dengan si pemberi pekerjaan.

Advertisement

6. Si multitasker

Orang yang termasuk multitasker cenderung menunda pekerjaan karena memang tugas yang harus dikerjakan terlalu banyak. Ia tidak tahu dan kebingungan mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu.

Hal ini sering terjadi pada orang-orang sungkan menolak pekerjaan ekstra, padahal yang ia punya pun masih belum terselesaikan.

Solusi: Anda wajib tahu prioritas Anda sendiri, dan jangan mau jadi orang yang tidak enakan. Belajarlah untuk mengatakan tidak jika Anda sekiranya memang tidak mampu menyelesaikannya. Jangan memforsir diri sendiri untuk bekerja di luar batas toleransi tubuh.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport17 jam ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport17 jam ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport17 jam ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport17 jam ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional2 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan3 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan3 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan5 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan5 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional5 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional5 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional6 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional6 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Nasional7 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport3 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Nasional3 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport3 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Populer