Pemerintahan
Kejar Target Pembuatan Akta Kelahiran, Disdukcapil Tangsel Gandeng Sekolah

Untuk mengejar target nasional dalam hal akta kelahiran, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggandeng sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan pembuatan akta kelahiran.
Diketahui, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMN) target pembuatan akta kelahiran 77,5 persen. Meski pencapaian Kota Tangsel sudah mencapai 89 persen, namun pusat tetap memberikan target kepada Kota Tangsel.
“Ini merupakan target nasional. Sesuai dengan RPJMN, targetnya 77,5 persen. Maka itu, kami terus melakukan sosialisasi. Kali ini dengan merangkul sekolah-sekolah untuk sosialisasi,” kata Kepala Bidang Catatan Sipil pada Disdukcapil Kota Tangsel, Sumoharjo.
Sumoharjo menjelaskan, target pencapaian akta ini untuk anak usia 0-18 tahun. Dari jumlah anak di usia itu di Tangsel, minimal harus 77,5 persen memiliki akta lahir. “Kami menggandeng sekolah melalui Dinas Pendidikan dan Gugus Sekolah. Nantinya, dindik dan gugus sekolah yang langsung mengajak warga melalui siswa di kelas untuk taat membuat akta kelahiran,” paparnya.
Sebetulnya, lanjut Sumoharjo, jumlah pemilik akta lahir untuk anak usia 0-18 tahun di Tangsel sudah 89 persen lebih. Namun demikian, pusat tetap memberikan target itu ke Tangsel. “Karena angka dalam persentase 89 persen di Tangsel belum semuanya masuk pusat. Karena, sebagian data belum menggunakan sistem administrasi kependudukan,” terangnya.
Oleh karenanya, selain terus melakukan sosialisasi guna mengajak warga membuat akta, disdukcapil juga tengah mengklarifikasi data adminduk ke Kementerian Dalam Negeri. Tujuannya agar, data yang ada dikonversi dari data konvensional ke SIAK. “Jadi, data di Kemdagri untuk Tangsel sekarang masih 35 persen capaian akta kelahirannya,” katanya.
Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Toto Sudarto mengatakan selain sosialisasi dengan melibatkan sekolah, pihaknya juga sudah menjalankan program jemput bola. Seluruh kelurahan di Kota Tangsel disambangi untuk menyosialisasikan program akta kelahiran gratis.”Itu sudah kami lakukan sejak dua tahun lalu. Responsnya pun luar biasa. Masyarakat selalu mendatangi lokasi pembuatan akta kelahiran yang kami buka,” tandasnya.
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia


















