Connect with us

Lifestyle

Gejala Virus COVID-19 Varian Omicron

Varian Omicron menjadi penyumbang naiknya kasus positif COVID-19 di Indonesia. Bahkan, jumlah kasusnya diperkirakan dapat melebihi varian Delta. Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap gejala-gejalanya. Seperti apa gejala yang ditimbulkan oleh virus COVID-19 varian Omicron?

Perbedaan gejala varian Omicron dari varian lainnya

 

Bahkan, data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit milik Amerika Serikat menunjukkan bahwa Omicron sekarang telah menjadi varian COVID-19 yang mendominasi di negara tersebut.

Para pakar kesehatan pun harus segera mempelajari karakteristik dari varian Omicron, termasuk mengenai berbagai gejala yang ditimbulkan virus ini. Informasi ini nantinya akan sangat berguna untuk memberikan kewaspadaan pada masyarakat.

Advertisement

Dari penelitian dan pengamatan terhadap pasien, ternyata gejala-gejala yang timbul akibat varian Omicron sebenarnya mirip dengan gejala COVID-19 dari varian virus sebelumnya. Gejalanya dapat termasuk:

  • batuk,
  • sesak napas,
  • hidung tersumbat,
  • pilek,
  • sakit kepala,
  • sakit tenggorokan,
  • kelelahan,
  • nyeri otot,
  • meriang,
  • demam, dan
  • gangguan pencernaan seperti mual atau diare.

Bedanya, varian Omicron dilaporkan cenderung menimbulkan gejala yang lebih ringan daripada varian lain, seperti Delta.

Menurut data dari ZOE COVID Study, sebuah aplikasi yang dibuat untuk melacak kasus dan gejala COVID-19, ada 5 gejala varian virus Omicron yang paling umum dikeluhkan pasien.

Berbagai gejala tersebut meliputi hidung berair, sakit kepala, kelelahan, bersin-bersin, dan sakit tenggorokan.

Kebanyakan pasien melaporkan keluhan gejala yang terkait dengan gangguan saluran pernapasan atas, termasuk sakit tenggorokan dan hidung tersumbat.

Advertisement

Varian Omicron tidak terlalu banyak menyerang paru-paru bila dibandingkan dengan varian sebelumnya. Bisa dibilang, varian Omicron lebih kecil kemungkinannya untuk berkembang menjadi penyakit parah seperti pneumonia.

Selain itu, gejala berupa anosmia (hilang penciuman) dan ageusia (hilang perasa) juga dilaporkan lebih jarang terjadi pada varian ini.

Perbedaan selanjutnya yaitu seberapa cepat gejalanya menyerang. Gejala varian Omicron mungkin muncul sekitar tiga hari setelah seseorang terinfeksi.

Sementara itu, gejala Delta, Alfa, dan varian lainnya baru muncul sekitar lima atau enam hari setelah infeksi.

Advertisement

Jangan anggap remeh Omicron

penyintas covid penurunan kecerdasan

 

Meski dikatakan lebih ringan, risiko untuk mengalami gejala parah, membutuhkan rawat inap, atau meninggal akibat COVID-19 varian Omicron tetaplah ada.

Risiko-risiko tersebut lebih tinggi pada orang-orang yang berusia di atas 65 tahun, memiliki masalah kekebalan tubuh, mengalami obesitas, atau memiliki penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

Bahkan jika sudah mendapatkan vaksinasi sekalipun, orang-orang yang termasuk dalam golongan berisiko masih bisa mengalami penurunan kondisi yang buruk ketika terkena varian Omicron.

Advertisement

Gejala ringan juga bukan berarti bisa dianggap sepele. Dalam ranah penyakit menular dan epidemiologi, gejala ringan tidak selalu berupa pilek. Penanda penyakit ringan yakni apakah kondisinya mengharuskan pasien dirawat di rumah sakit atau tidak.

Infeksi yang ringan tetap bisa membuat Anda merasakan demam tinggi, nyeri otot, dan lemas beberapa hari. Gejala tersebut memang menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi belum tentu memerlukan perawatan di rumah sakit.

Perlu Anda ketahui, varian Omicron juga lebih mudah menyebar daripada varian COVID-19 lainnya. Menurut WHO, Omicron menyebar lebih cepat secara signifikan dibandingkan varian Delta dengan kasusnya yang dapat berlipat ganda setiap 1,5 hingga 3 hari.

Masalahnya, lonjakan kasus Omicron terjadi saat musim hujan, yakni ketika penularan penyakit lain seperti flu dan demam berdarah biasanya meningkat.

Advertisement

Karena gejala awalnya yang serupa, cukup sulit untuk membedakan apakah kondisi yang Anda alami merupakan tanda COVID-19 varian Omicron atau penyakit infeksi lain.

Jadi, sebaiknya lakukan pemeriksaan agar Anda bisa memastikan diagnosis penyakit dan mendapatkan penanganan COVID-19 yang tepat.

Lindungi diri dari varian Omicron dengan melakukan vaksinasi

booster vaksin covid-19

 

Vaksinasi COVID-19 tetap menjadi langkah terbaik untuk melindungi masyarakat dari penyakit ini dan mengurangi potensi kemunculan varian baru.

Advertisement

Selain mendapatkan dua dosis utama, pemerintah mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi booster.

Para ilmuwan masih mempelajari seberapa efektif vaksin COVID-19 yang ada dalam mencegah infeksi varian Omicron.

Sejauh ini, data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat menunjukkan bahwa vaksin booster COVID-19 efektif untuk mencegah gejala parah akibat penyakit ini.

CDC menggunakan data dari sekitar 93.000 kasus rawat inap dan 241.000 kunjungan ke instalasi gawat darurat di 10 negara bagian selama berlangsungnya gelombang Delta dan Omicron.

Advertisement

Data tersebut mengungkapkan, efektivitas vaksin untuk mencegah rawat inap mencapai 91% pada dua bulan pertama setelah mendapatkan vaksin ketiga. Kemudian, efikasinya menurun menjadi 78% setelah empat bulan atau lebih.

Meski demikian, vaksin booster tetap dapat memberikan perlindungan ekstra bila dibandingkan dengan hanya mendapatkan dua dosis utama.

Anda juga tidak perlu khawatir dengan efek samping vaksin ketiga. Pasalnya, dari penelitian yang juga dilakukan oleh CDC, kebanyakan orang yang telah menerima vaksin booster mengalami lebih sedikit reaksi daripada setelah dosis kedua vaksin mRNA.

Ingat, tidak ada vaksin yang bisa melindungi Anda 100 persen. Anda masih bisa tertular atau mengalami infeksi ulang walau telah mendapatkan vaksin.

Advertisement

Siapa pun yang terkena infeksi Omicron juga dapat menularkan virus ini ke orang lain, bahkan bila telah divaksin atau tidak mengalami gejala.

Oleh karena itu, masyarakat harus senantiasa menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

(Hello Sehat)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional1 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional1 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional1 hari ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik2 hari ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Tangerang Selatan3 hari ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional4 hari ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Banten4 hari ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Pemerintahan2 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Pemerintahan2 minggu ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Jabodetabek2 minggu ago

IPW Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo DPR

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional2 minggu ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional2 minggu ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional2 minggu ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 minggu ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport3 minggu ago

Jersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”

Nasional2 minggu ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Nasional2 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang Siap Arungi BRI Super League 2026/2027, Kampanyekan #STAYFOCU53D

Nasional2 minggu ago

KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

Sport2 minggu ago

Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0: Macan Kemayoran Tampil Menggila

Hukum2 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Jabodetabek3 minggu ago

Tiket Persija Jakarta vs Brisbane Roar di JIS Dijual Mulai Rp130 Ribu untuk Kategori 2

Banten2 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Populer