Sedikitnya 10 paket proyek milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 tak laku dilelang. Sebagian besar paket ini merupakan proyek fisik atau infrasktruktur.
“Sudah ada 50 paket proyek yang dilelang. Ada 10 paket yang tidak ada peminatnya,” kata Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel, Wahyudi Leksono di Ciputat, Senin (21/5/2018).
Ia mengaku kurang begitu paham kenapa 10 paket tersebut tak diminati para kontraktor. Padahal, anggaran tiap paket yang tak laku itu mencapai Rp1 miliar.
“Hampir satu miliar rupiah tiap paketnya, artinya ada 10 miliar rupiah yang tak diminati,” Wahyudi menambahkan.
Wahyudi mengaku tak tahu penyebab pastinya mengapa ke-10 paket proyek tersebut kurang diminati. Namun yang pasti, ia mengaku bakal melelang ulang 10 paket tersebut bersama dengan 250 paket proyek lainnya.
“Nanti akan dilelang ulang dengan 250 paket lain. Untuk awal ini kita lelang 300 paket proyek, mayoritas proyek fisik,” tandasnya. (it/fid)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis3 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis3 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental














