Tangsel
Timsel PT PITS Harus Coret Calon Direksi dari PNS dan Parpol

Tim Seleksi (Timsel) diminta melakukan kajian ulang terhadap 10 calon direksi PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (Tangsel). Pasalnya, ada calon yang berasal dari partai politik (Parpol) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pengamat kebijakan publik Ibnu Jandi mengatakan, hasil dari seleksi calon direksi BUMD di Kota Tangsel bakal cacat hukum bila membiarkan calon direksi berasal dari parpol dan PNS tetap mengikuti seleksi. Apalagi diakuinya, aturan tersebut sudah diamanatkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal.
“Direksi BUMD tidak boleh dari PNS dan partai politik. Itu berlaku di mana pun. Seharusnya, dalam tahapan seleksi awal Tim Seleksi langsung mencoret kandidat dari kalangan PNS dan Parpol,” ungkap Jandi kepada wartawan, Minggu (1/9).
Berdasarkan surat yang dikeluarkan Tim Seleksi (Timsel) dari Universitas Indonesia bernomor 005/11-TSBUMD/2013 tertanggal 23 Agustus 2013, ada 10 nama calon direksi PT PITS, yakni Sudarso, Eutik Suarta, Tengku Munzir Bey, Andi Alaudin Huduri, Budi Listyanto, M Noor Ritonga, Joko Purnomo, Andre Mulpyana, Oliver Richard William Mambu. Diketahui, Sudarso saat ini duduk di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel dari Fraksi Partai keadilan Sejahtera (PKS).
Menanggapi hal ini, salah satu calon, Sudarso mengaku siap mundur jika memang terpilih menduduki salah satu posisi di direksi PT PITS. “Saya siap mundur jika memang terpilih. Apalagi keinginan saya untuk maju sebagai salah satu direksi BUMD ini atas dasar kemauan saya sendiri. Bukan dorongan dari partai,” paparnya .
Terkait mekanisme pengunduran dirinya, Sudarso mengklaim bahwa pengunduran diri dari DPRD Kota Tangsel dapat dilakukan setelah dirinya terpilih menduduki posisi direktur utama, direktur keuangan, direktur operasional ataupun komisaris di PT PITS. “Sesuai Perda, itu (pengunduran diri) dapat dilakukan setelah nanti terpilih,” katanya.
Seperti diketahui Timsel dari Universitas Indonesia saat ini tengah melakukan seleksi calon direksi PT PITS. Dari tes tertulis dan tes psikologi yang digelar di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Kecamatan Setu, 18-19 Juli lalu, muncul 10 nama, termasuk salah seorangnya Sudarso, anggota DPRD Kota Tangsel.
“Ada 10 nama yang dinyatakan lulus tes. Yang mendaftar waktu itu ada 16 nama dan berasal dari berbagai kalangan, bahkan ada yang pernah menjabat direksi juga di salah satu BUMD,” kata Kepala Kantor Penanaman Modal (KPMD) Kota Tangsel, Oting Ruhiyat.(bantenposnewsI)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia























