Pemerintahan
Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Penguatan kompetensi digital menjadi salah satu langkah penting untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan di dunia kerja. Upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dengan menghadirkan ruang pembelajaran digital di lingkungan masjid.
Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Al-Kautsar, Ustaz Juni Sukasmono, saat mengikuti kegiatan Tangsel Digital Academy yang diselenggarakan oleh Diskominfo Kota Tangerang Selatan di Masjid Al-Kautsar, Kecamatan Pamulang, Sabtu (15/8/2026).
Juni mengapresiasi penyelenggaraan Tangsel Digital Academy dan Gerakan Pejuang Subuh (GPS) di Masjid Al-Kautsar. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan sekaligus mempelajari keterampilan digital secara langsung.
“Kami tentu sangat berbahagia dapat ikut serta dalam kegiatan ini, semua ini tentu yang nantinya akan memberikan kontribusi untuk bisa meningkatkan keilmuan semua peserta,” ujarnya.
Menurut Juni, perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat kemampuan memahami dan memanfaatkan teknologi menjadi kebutuhan yang semakin penting. Masyarakat dengan kompetensi digital yang baik dinilai akan lebih siap menghadapi berbagai perubahan dan persaingan di era teknologi.
“Digital education adalah bentuk meningkatkan kualitas kita dalam pemahaman. Siapa yang bisa menang di era sekarang adalah yang memiliki kemampuan digital,” katanya.
Melalui Tangsel Digital Academy, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teknologi, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Program tersebut dilaksanakan di sejumlah masjid setiap Sabtu selama tiga pekan. Peserta dapat mengikuti dua materi utama secara gratis, yakni Content Creator dan Coding untuk Pemula.
Juni menilai proses mempelajari keterampilan digital membutuhkan ketekunan, kesabaran, serta kemauan untuk terus belajar. Karena itu, ia mendorong para peserta untuk aktif bertanya selama mengikuti pelatihan agar materi yang diberikan dapat dipahami secara maksimal.
“Jangan melewatkan untuk bertanya sebanyak-banyaknya. Karena pembelajaran ini harus banyak bertanya,” tuturnya.
Ia berharap Tangsel Digital Academy dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk membangun semangat baru dalam meningkatkan kompetensi digital. Menurutnya, kemampuan tersebut akan semakin dibutuhkan seiring perkembangan teknologi dan persaingan di dunia kerja.
“Harus banyak semangat yang kuat, juga motivasi yang tinggi. Kemudian yang terakhir adalah jangan lupa ibadah,” pungkasnya.
Serba-Serbi5 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Banten6 hari agoDewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027
Sport6 hari agoPersita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027
Banten6 hari agoDewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten
Sport5 hari agoBrisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta
Hukum6 hari agoDugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Sport5 hari agoJadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta
Sport4 hari agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC







































