Hukum
Polisi Kejar Pemukul Santri di Tangerang

Kabartangsel.com — Hari gini masih saja ada yang hobi persekusi alias main hakim sendiri. Kali ini, kasus tersebut terjadi di Kabupaten Tangerang, Provinisi Banten.
Seorang santri Pondok Pesantren Al-Wardayani, Pasar Kemis Tangerang yang memiliki nama Ahmad Rifa’I (19) dikeroyok oleh 20 anggota ormas.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung menegaskan, jika pihaknya telah mengidentifikasi pelaku dan saat ini sedang dikejar untuk melakukan penangkapan.
“Mereka sebagian besar diduga merupakan oknum ormas tertentu dan saat ini mereka sedang kita lacak keberadaannya,”ujar Gogo kepada wartawan, Senin (7/1/2018).
Akibat kejadian itu, Rifa’i mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan luka memar di dagu.
Diinformasikan, kasus tersebut diduga dipicu salah paham di media sosial pada Jumat (4/1) lalu. Para pelaku tidak terima kemudian melakukan persekusi dan pengeroyokan terhadap korban.
“Pelaku tidak terima, kemudian pada Jumat malam, dengan membawa senjata tajam, para pelaku memukuli korban Ahmad Rifa’i (19) secara bergantian dan mengintimidasi korban,” tandasnya.
Gogo mengingatkan, agar jangan ada main hakim sendiri . “Jika terjadi suatu kejadian, langsung laporkan ke polisi agar ditangani secara profesional,” tutupnya. (WS/02).
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Sport2 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Nasional2 minggu agoHasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031
Hukum2 minggu agoKapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti
Banten2 minggu agoDewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa





































