Hukum
Tak Terulang Tawuran, Sudin Pendidikan: Anak Diterapkan Belajar Malam

Kabartangsel.com – Anak – anak di bawah umur yang menjadi korban geng motor di wilayah Jakarta Barat, ternyata dipengaruhi oleh faktor lingkungan para alumni di sekolah mereka.
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat, Tajjudin. Ia mengatakan bahwa anak – anak sudah harus dididik serta diterapkan belajar malam agar kejadian tawuran tidak terulang kembali.
“Kami dari Dinas Pendidikan Jakarta Barat telah melakukan himbauan kepada sekolah – sekolah terutama wilayah Jakarta Barat, agar anak – anak diberikan pengajaran pada malam hari sehingga anak tidak keluar larut malam,” imbau Tajjudin, kepada Kabartangsel.com News di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (19/02/2019).
Tajjudin juga berharap dengan program ini anak – anak menjadi terjaga di malam hari dan bisa meraih prestasi dalam bidang akademik di sekolahnya.
“Dengan demikian harapan kita bisa lebih baik lagi untuk anak – anak dan mereka bisa meraih cita-citanya setinggi langit,” tutup Tajjudin. (FJR/ FER).
Pemerintahan3 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan3 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemerintahan3 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Nasional2 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf








































