Serba-Serbi
Chevrolet Cruze Tutup Produksi di Pabrik Lordstown


Kabartangsel.com – Chevrolet Cruze dari General Motors Co terakhir kali diproduksi di pabrik perakitannya di Lordstown, Ohio pada Rabu (6/3) siang waktu setempat.
Lordstown adalah pabrik pertama dari lima pabrik di Amerika Utara yang akan mengahiri produksi Cruze-nya tahun ini.
“Para pekerja di pabrik tersebut memposting foto-foto Cruze terakhir di jalur perakitan di masing masing media sosial pribadinya. Cruze selesai diproduksi sekitar pukul 3 sore,” kata juru bicara GM dikutip dari Reuters, Jumat (8/3).
General Motors menambahkan The Cruze ialah produk kebangaan karyawan dari pabrik tersebut.
“Cheverolet Cruze itu adalah produk yang bagus dan dibangun dengan kebanggaan luar biasa oleh karyawan Lordstown. Kami tahu ini adalah hari yang emosional bagi tim kami di pabrik Lordstown,” kata GM dalam sebuah pernyataan.
Pabrik Lordstown kini sedang idle, mengakibatkan hilangnya 1.500 pekerjaan. Sejak 2017, GM memangkas dua dari tiga shift produksi yang sudah menghilangkan 3.000 pekerja di tengah permintaan yang melambat pada mobil kecil. GM terus memproduksi Cruze di Meksiko untuk pasar lain, tetapi tidak untuk Amerika Serikat.
Kendati demikian, GM mencatat bahwa lebih dari 400 karyawan Lordstown telah menerima tawaran di lokasi GM lainnya, dan menegaskan bahwa pekerjaan tersedia di pabrik perakitan lain untuk siapa pun yang mau pindah ke negara bagian lain.
Serikat Pekerja Auto mengatakan bahwa pihaknya yang telah mengajukan gugatan dan menantang keputusan dari GM untuk mengakhiri produksi Cruze di Lordstown.
“Kami tidak akan meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat dalam menjaga pabrik Lordstown terbuka,” kata Serikat Pekerja Auto.
Kepala eksekutif GM, Mary Barra, mengatakan “nasib dari akhir pabrik yang menimbulkan pertanyaan apakah akan dibuka kembali? Semua itu akan diputuskan musim panas ini dalam pembicaraan kontrak dengan UAW,” katanya.
Kompleks perakitan Lordstown memiliki luas 6,3 juta kaki persegi dan telah memproduksi lebih dari 16 juta kendaraan sejak dibuka pada tahun 1966, termasuk hampir dua juta mobil Chevrolet Cruze sejak 2010.
Pada bulan November, GM mengumumkan akan menonaktifkan lima pabriknya di Amerika Utara, termasuk Lordstown, dan memangkas hingga 15.000 pekerjaan.
GM juga telah mengungkapkan pada Selasa (5/3) dalam sebuah pemberitahuan kepada negara bagian Ohio bahwa mereka akan memangkas sekitar 101 pekerjaan di Chester Barat, Ohio, untuk bagian pelayanan, bagian gudang dan fasilitas operasi yang akan ditutup nantinya.
“Kami telah mengatakan kepada karyawan tentang rencana pada Juni 2018 untuk menutup fasilitas dan memindahkan pekerjaan ke gudang baru di Burton, Michigan. Pekerja Ohio dapat pindah ke Michigan jika mereka mau, kata GM,” ujarnya
Senator Sherrod Brown dari Ohio menyebut hari Rabu adalah hari yang memilukan “…para pekerja ini adalah jantung dan jiwa GM.”
(ant/net)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























