Connect with us

Lifestyle

Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Lawan COVID-19, Hasilnya?

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan tempat-tempat bisnis dibuka dan tidak mendorong warganya untuk tetap di rumah.

Strategi herd immunity atau kekebalan kelompok diyakini dapat melindungi masyarakat Swedia yang berisiko terjangkit COVID-19. Ahli epidemiologi dari Agensi Kesehatan Masyarakat Swedia, Anders Tegnell, bahkan menyatakan bahwa sekitar 20% populasi Stockholm kini kebal terhadap COVID-19. Benarkah demikian?

Apa itu herd immunity?

Advertisement

Injeksi vaksin hepatitis B sebagai vaksin pengganti hepatitis D

Herd immunity merupakan kondisi ketika sebagian besar orang dalam suatu kelompok kebal terhadap penyakit tertentu. Kekebalan ini umumnya berlaku pada penyakit infeksi seperti cacar, polio, gondongan, hingga COVID-19.

Kekebalan kelompok bisa melindungi orang yang tidak punya kekebalan dari penyakit infeksi tertentu. Contohnya, bila sebagian besar warga wilayah A kebal dari virus cacar, mereka tidak akan terjangkit cacar ataupun menularkan penyakit kepada warga yang tidak kebal.

Suatu populasi dikatakan memiliki herd immunity jika 70-90% warganya kebal terhadap suatu penyakit. Angkanya ditentukan dari seberapa cepat penyakit tersebut menular. Semakin banyak orang yang kebal, semakin baik bagi kelompok tersebut.

Ada dua cara untuk mencapai herd immunity. Cara pertama adalah vaksinasi. Vaksin mengandung bibit penyakit yang dilemahkan. Setelah memasuki tubuh, bibit ini akan memancing pembentukan kekebalan tubuh, tapi tidak sampai membuat Anda sakit.

Advertisement

Cara kedua adalah dengan sembuh dari penyakit. Inilah yang diterapkan Swedia untuk mendapatkan herd immunity demi mencapai akhir pandemi COVID-19. Setelah sembuh, tubuh akan memiliki kekebalan sehingga tidak terjangkit untuk yang kedua kalinya.

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Apakah Swedia sudah kebal terhadap COVID-19?

Otoritas kesehatan Swedia cukup percaya diri bahwa Stockholm, ibukota Swedia, akan mencapai herd immunity pada akhir bulan Mei. Mereka meyakini kekebalan pada 60% populasi sudah cukup untuk menangkal penularan COVID-19.

Advertisement

Namun, Tegnell justru menyatakan sebaliknya. Menurut penyelidikan sejauh ini, tingkat kekebalan Stockholm masih kurang dari 30 persen. Laporan terbaru pun menyebutkan baru ada 7,3% warga Stockholm yang memiliki antibodi untuk melawan COVID-19.

Studi tersebut juga menemukan bahwa kematian akibat COVID-19 di Swedia mencapai 39,57 per 100.000. Angka ini lebih tinggi daripada Amerika Serikat (30,02 per 100.000) yang total kasusnya kini paling tinggi di seluruh dunia.

Dibandingkan dengan tetangganya, Norwegia (4,42 per 100.000) dan Finlandia (5,58 per 100.000), angka kematian di Swedia puluhan kali lipat lebih tinggi. Kedua negara ini menerapkan lockdown secara ketat sehingga dapat menekan angka kematian.

Perjalanan Swedia untuk mencapai herd immunity terhadap COVID-19 masih sangat panjang. Strategi herd immunity memang efektif untuk penyakit infeksi yang tidak terlalu mematikan. Masalahnya, angka kematian akibat COVID-19 belum dapat dipastikan.

Advertisement

herd immunity coronavirusherd immunity coronavirus

COVID-19 juga menyebabkan komplikasi yang berbahaya, dari pneumonia, kerusakan paru, hingga kegagalan organ yang berakibat fatal. Tanpa upaya pencegahan, pasien COVID-19 akan membludak di rumah sakit sehingga pasien dengan komplikasi tidak bisa mendapatkan perawatan intensif.

Selain itu, virus tertentu terkadang bermutasi sehingga kekebalan yang sudah terbentuk mungkin hanya bertahan sementara. Virus flu yang termasuk coronavirus contohnya, bermutasi setiap tahun sehingga Anda perlu melakukan vaksinasi flu setahun sekali.

Apabila SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 juga bermutasi dengan cara yang sama, herd immunity mungkin hanya akan membuat Anda kebal selama beberapa bulan atau tahun. Namun, Anda tidak akan kebal selamanya.

Herd immunity mungkin efektif dalam beberapa kasus, tapi Swedia saat ini menghadapi COVID-19 yang belum sepenuhnya dipahami. Jika tidak diimbangi langkah pencegahan dan physical distancing, risiko penularan dan kematian tentu semakin besar.

Advertisement

Waspadai Risiko Penularan COVID-19 di Kendaraan Umum

Bisakah Indonesia mencapai herd immunity?

iritasi karena masker

iritasi karena masker

Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk COVID-19. Para peneliti di seluruh dunia pun masih menguji puluhan kandidat vaksin COVID-19 untuk mencari yang terbaik. Oleh sebab itu, pembentukan herd immunity dengan vaksinasi belum memungkinkan.

Mencapai herd immunity dengan cara yang ditempuh Swedia tampaknya juga bukan pilihan yang tepat. Pasalnya, angka kasus dan kematian di Indonesia masih menanjak setiap hari sekalipun dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Tanpa adanya pembatasan, angka positif di Indonesia bisa meroket hingga melampaui kapasitas rumah sakit. Hal ini tentu berbahaya bagi kelompok berisiko seperti lansia, orang dengan sistem imun yang lemah, serta mereka yang memiliki penyakit penyerta.

Para peneliti masih perlu mengembangkan vaksin COVID-19 dan belajar lebih banyak tentang penyakit ini sebelum dapat mencapai herd immunity dengan cara yang aman. Saat ini, langkah yang bisa Anda lakukan adalah mencuci tangan, menerapkan physical distancing, dan menjaga kesehatan untuk mencegah penularan.

Advertisement

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan9 jam ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan17 jam ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan19 jam ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan20 jam ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Sport2 hari ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Banten2 hari ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Nasional2 hari ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Hukum2 hari ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional2 hari ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Nasional2 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 hari ago

Dari Masjid untuk Masa Depan Digital, Diskominfo Tangsel Luncurkan GPS Digital Academy Innovation Center

Nasional2 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional2 hari ago

KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

Sport3 hari ago

Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0: Macan Kemayoran Tampil Menggila

Sport3 hari ago

Hasil Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Sport3 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Banten5 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Serba-Serbi3 minggu ago

Apa Itu DESIL?

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan2 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Populer