Pamulang
Pembangunan Flyofer Gaplek, Pemkot Tangsel Tawar Harga Tanah Rp 7 Juta Per Meter

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya menyepakati harga tanah yang terkena imbas pembangunan flyofer Gaplek dengan harga RP 7 juta. Warga yang masih menolak harga yang telah disepakati diberikan tenggat waktu hingga 23 Desember 2014 untuk dipersilahkan mengurus di pengadilan.
Kepala bagian pertanahan Sekda Kota Tangsel Heru AGus Suntoro menjelaskan, harga tersebut naik RP 500 ribu dari tawaran harga sebelumnya, yaitu Rp 6,5 juta per meter persegi.
“Keputusan final harga sudah disampaikan pada musyawarah pada Sabtu (6/12) akhir pekan lalu,” kata Heru.
Meskipun harga yang telah disepakati tersebut sebesar RP 7 juta per meter, tetap saja ada warga yang menolaknya dengan meminta harga Rp 15-20 juta per meter.
Proyek jalan layang sepanjang satu kilometer dengan lebar 34 meter dari Kementrian Pekerjaan Umum itu menggusur 123 titik bidang tanah. (tp/tn/kt)
Jabodetabek2 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis1 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Nasional2 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional2 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional2 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional2 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Bisnis1 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Bisnis2 hari agoLoluna Luncurkan Diaper Barrier Cream


















