Banten
Airin Rachmi Diany dan Sejumlah Tokoh Hadiri Buka Puasa Bersama Perkumpulan Urang Banten

Keluarga besar Perkumpulan Urang Banten (PUB) menggelar acara buka puasa bersama dengan tajuk ‘Ngariung Ramadhan’ di Pokel Garden Restoran Kota Serang, Selasa (4/4/2023).
Para tokoh senior di Provinsi Banten, baik akademisi, politisi, birokrasi, hingga kalangan pengusaha turut hadir pada momen tersebut.
Diantaranya, Ketua Umum PUB, Taufiqurrahman Ruki; Sekretaris PUB, Iyus Yusuf Suptandar; Ketua PB Mathla’ul Anwar, Haji Embay Mulya Syarief; Ketua MUI Banten, KH Tb Hamdi Ma’ani; Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. Wawan Wahyuddin; Rektor Untirta, Prof. Dr. Fatah Sulaiman; Ketum SMSI, Firdaus; dan juga mantan Dirut PT Krakatau Steel, Daenulhay.
Yang menarik dari tokoh-tokoh yang hadir di momen spesial kali ini adalah sosok Airin Rachmi Diany, mantan Walikota Tangerang Selatan, dan Akhmad Taufik Nuriman (ATN), mantan Bupati Serang.
Kehadiran Airin di acara itu cukup menarik perhatian, pasalnya sosok politisi perempuan itu hadir di sesi akhir acara jelang doa bersama untuk memasuki waktu berbuka puasa.
Sontak saja, nama Airin langsung disebut dan mendapat sambutan dari Ketua Umum PUB Taufiqurrahman Ruki saat itu.
Bahkan Taufiqurrahman Ruki menyebut bahwa Airin sudah bisa menjadi bagian dari keluarga besar Banten.
“Selamat datang untuk tamu kita yang baru hadir, ternyata ada Ibu Airin. Jadi ibu Aİrin ini sudah memenuhi syarat jadi bagian dari PUB,” ujar sesepuh yang akrab disapa Ki Empik ini.
Selain sosok Airin, nama lain yang juga mendapat atensi dan disebut secara khusus oleh Ketua Umum PUB di acara itu, adalah Akhman Taufik Nuriman (ATN), mantan Bupati Serang.
Nama ATN disebut Ki Empik sebagai tokoh penting yang membantu jalannya organisasi PUB ini.
Sebab dijelaskan bahwa Sekretariat PUB saat ini menempati bangunan gedung yang dipinjamkan oleh mantan Bupati Serang itu.
“Jadi kalau sekarang baru lima tahun PUB sudah punya sekretariat, itu berkat bantuan Ki ATN yang meminjamkan seumur hidup gedung miliknya untuk ditempati sekretariat PUB. Haturnuhun ya Ki ATN,” ujar Ki Empik dalam sambutannya.
Kedua sosok ini, yaitu Airin dan ATN cukup menjadi perhatian di acara tersebut, terlebih pada momen buka puasa bersama, Airin dan ATN nampak duduk satu meja untuk makan bersama.
Kebersamaan keduanya sontak mendapat perhatian dari para tamu yang hadir, sehingga sejumlah tamu turut mengabadikannya dengan memfoto momen tersebut.
Saat ditanya wartawan soal kebersamaannya dengan para tokoh Banten kali ini, Airin mengaku hanya hadir untuk buka puasa bersama.
Disoal apakah ini jadi ajang konsolidasi politik dirinya dengan para tokoh Banten jelang Pilkada, Airin menjawab santai.
“Saya tadi cuma hadir undangan buka puasa aja, ikut makan-makan saja, gak ada obrolan serius kok. Makanannya enak tadi kan ya,” ujar Airin.
Kebersamaan Airin dan ATN memang tergolong langka. Pasalnya rekam jejak mereka berdua sebagai politisi merupakan bagian dari kelompok politik yang kerap berbeda jalan pada agenda-agenda politik sebelumnya.
Kali ini, keduanya dalam satu meja di momen berkumpulnya para tokoh Banten.
Lalu, apakah ini bisa disebut pertanda bahwa momen politik 2024 yang sebentar lagi dihadapi akan menjadi titik temu keduanya dalam satu kepentingan yang sama untuk Provinsi Banten? (*)
Nasional6 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis6 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis6 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Pemerintahan1 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Bisnis6 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Jabodetabek5 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara
Hukum4 hari agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur











