Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meninjau hari pertama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Airin melakukan Kunjungan ke check point Pondok Aren, Exit Tol Boulevard, Perumahan Kebayoran Garden, kunjungan ke Kelurahan Parigi Baru di Jalan Mujahidin RT 6/5, lalu ke Check Point Rawa Buntu. Selanjutnya Airin mendatangi petugas pemakaman di Kantor Perkimta, Rawa Buntu, pada Sabtu (18/4) malam.
Saat Airin meninjau check point di Posko Exit Tol Boulevard Pondok Aren, disana Walikota Tangsel masih melihat pelanggaran pada mobil pribadi yang penumpangnya melebih aturan yang berlaku. Sehingga dirinya mengingatkan para pengendara.
“Kita mengingatkan dan memberikan sosialisasi kepada warga yang belum tahu mengenai penerapan PSBB ini, agar mereka memahami dan mengikuti aturan yang ada untuk mencegah penyebaran virus covid-19 ini di Kota Tangsel,” ungkap Airin.
Untuk pelanggaran kendaraan roda empat di Pondok Aren terdapat 13 pelanggaran, yaitu masih adanya kendaraan yang penumpangnya lebih dari tiga orang. Sedangkan untuk penumpang kendaraan roda empat yang tudak menggunakan masker, tidak diketemukan.
“Alhamdulilah, mereka sudah peduli dalam penggunaan masker disaat pandemi Wabah covid ini,” ujar Airin.
Setelah dari check point Pondok Aren, Walikota Tangsel kemudian meninjau perumahan Kebayoran Garden.
“Di Perumahan ini ada alat deteksi dini untuk pengecekan Covid. Yang membuat warga perumahan dengan menggunakan aplikasi mandiri,” jelasnya.
Dari Kebayoran Garden, Walikota Airin berkunjung ke RT6/5 Parigi Baru. Airin yang menggunakan pakaian berwarna coklat muda ini memberikan sosialisasi kepada warga.
“Kami mengingatkan warga untuk tetap menggunakan masker, jaga jarak dan meminta kerjasamanya untuk mensukseskan PSBB di Kota Tangsel,” papar Airin.
Setelah melakukan sosialisasi kepada warga, Airin kembali memantau Check Point di Rawa Buntu.
Dalam pemantauannya Airin menemukan 50 persen pelanggaran kendaraan roda empat yang penumpangnya melebihi tiga orang, dan pengendara sepeda motor yang tidak memakai sarung tangan.
Selesai mantau check point di Rawa Buntu Airin memberikan semangat dan dukungannya kepada pegawai Dinas Pemakaman yang bekerja selama 24 jam dan aparat pemerintah kota tangsel yang ikut serta terjun ke lapangan dalam rangka memantau pelaksanaan PSBB hari pertama ini .
“Saya memberikan semangat dan apresiasi kepada mereka, serta petugas medis, petugas dinas Perhubungan, Satpol PP, PMI, Kepolisian, TNI, PMI, dan juga seluruh aparat pemkot lainnya yang telah membantu kami dalam melawan covid-19 ini,” ungkapnya.
Petugas Satpol PP Kota Tangsel Iskandar, menjelaskan, meski Ada pelanggaran di hari pertama ini belum diberikan sanksi namun memberikan sosialisasi kepada warga untuk membantu Pemkot Tangsel untuk memutus rantai penyebaran covid ini.
“Untuk yang melanggar, Kita Suruh turun untuk pindah ke kursi belakang,” jelasnya.
Iskandar menjelaskan, dalam kunjungan Walikota ke posko, orang nomorbsatu di Tangsel itu meminta para petugas bekerja sesuai dengan kepwal PSBB. Dan meminta petugas untuk melaksanakan kegiatan ini selama 24 jam. (hms/fid)
Pemerintahan7 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Pemerintahan7 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall














