Lifestyle
Anemia Minum Kopi, Apakah Boleh atau Berbahaya?

Kekurangan asupan zat besi atau defisiensi zat besi merupakan penyebab paling umum dari anemia. Tak hanya karena kurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, anemia mungkin terjadi karena terhambatnya penyerapan zat besi dalam tubuh. Salah satu makanan atau minuman yang dipercaya dapat menghambat penyerapan zat besi adalah kopi. Lalu benarkah saat penderita anemia minum kopi, anemia dapat menjadi lebih parah?
Pengaruh kopi dalam menghambat penyerapan zat besi
Sebelumnya Anda perlu tahu bahwa anemia tidak hanya terjadi karena defisiensi zat besi saja. Anemia dapat terjadi karena:
Namun, sebagian besar anemia terjadi karena defisiensi zat besi, terutama pada ibu hamil dan wanita dalam usia reproduktif.
Saat penderita anemia minum kopi, ternyata penyerapan zat besi oleh tubuh jadi terhambat. Hal ini telah dibuktikan dalam beberapa kajian mengenai hubungan kopi dan penyerapan zat besi.
Sebuah kajian yang dilansir di The American Journal of Clinical Nutrition, menemukan bahwa satu cangkir kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi hingga 39%. Penelitian lain juga membuktikan bahwa meminum satu bungkus kopi cepat saji (instan) dapat mengurangi penyerapan zat besi 60 hingga 90%.
Ditambah lagi, semakin banyak kopi yang dikonsumsi, semakin sedikit zat besi yang diserap oleh tubuh. Oleh karena itu, ketika penderita anemia minum kopi dengan makanan yang mengandung zat besi, penyerapannya akan terganggu.
Jadi apakah penderita anemia tidak boleh minum kopi?
Tenang saja, Anda yang memiliki anemia atau yang sedang dalam upaya pencegahannya tetap dapat menikmati kopi. Apalagi sebagian besar masyarakat minum kopi setiap harinya. Namun, jumlah dan waktu minum kopi perlu diperhatikan.
Sebuah penelitian menemukan bahwa kafein hanya mengikat sekitar 6% dari total zat besi yang Anda konsumsi. Jumlah ini relatif kecil, terdapat faktor lain, salah satunya seperti polifenol yang juga terkandung dalam kopi sehingga menyebabkan terhambatnya penyerapan zat besi selain kafein.
Selain itu, efek samping kopi dalam mempengaruhi penyerapan zat besi bergantung pada kapan Anda minum kopi atau waktu konsumsinya. Contohnya, apabila Anda minum kopi satu jam sebelum jam makan, kandungan kopi, termasuk kafein tidak berdampak sama sekali pada proses penyerapan zat besi dalam tubuh.
Bahkan sebuah penelitian menyimpulkan bahwa ibu hamil yang rentan terkena anemia masih diperbolehkan untuk minum kopi. Asalkan, jumlahnya harus dibatasi dan menghindari minum kopi bersamaan dengan waktu makan.
Tips untuk penderita anemia minum kopi
Apabila penderita anemia minum kopi, terdapat beberapa cara agar penyerapan zat besi Anda tidak terganggu. Tips ini juga berguna bagi Anda agar terhindar dari anemia.
- Minum kopi di antara jam makan (jangan makan bersamaan dengan minum kopi)
- Tunggu setidaknya satu jam setelah makan
- Tingkatkan asupan zat besi jenis heme dengan mengonsumsi daging merah dan putih, atau makanan laut
- Tingkatkan asupan vitamin C (untuk membantu penyerapan zat besi) saat jam makan
- Konsumsi makanan yang difortifikasi (ditambah gizi) zat besi
- Konsumsi makanan tinggi kalsium dan serat seperti biji-bijian
Apabila tidak memiliki risiko atau memiliki kondisi kesehatan yang normal, Anda dapat menikmati kopi seperti biasanya. Sebaliknya, bagi yang berisiko kekurangan atau defisiensi zat besi (seperti ibu hamil) disarankan untuk membatasi kopi dan mengikuti tips dalam mengonsumsi kopi.
Apabila tidak bisa menghentikan konsumsi kopi dan khawatir tidak mendapat asupan zat besi yang cukup, Anda dapat meminum suplemen yang mengandung zat besi, terutama zat besi dalam bentuk lipofer (lebih cepat diserap tubuh) untuk mencegah anemia.
Kepercayaan bahwa penderita anemia tidak boleh minum kopi tidak sepenuhnya benar atau salah. Anda hanya perlu memperhatikan konsumsinya. Apabila mungkin untuk berhenti, tidak ada salahnya untuk menghentikan konsumsi kopi untuk sementara.
Kandungan tanin dalam kopi yang menghambat penyerapan zat besi ini juga ditemukan pada teh, jadi perlu diperhatikan saat yang tepat untuk minum kopi dan the terutama pada penderita anemia.
Kabartangsel.com
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional4 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek4 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall


























