Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama satuan antiteror TNI-Polri bersinergi meningkatkan deteksi dini terhadap ancaman terorisme menjelang Hari Raya Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.
“Tentu saja kami terus bekerja sama mendeteksi sel-sel lain yang akan bergerak untuk melakukan teror dengan memanfaatkan momentum hari Natal dan tahun baru,” kata Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius sebagaimana dikutip dalam siaran persnya, Jum’at, (23/12).
Menurut dia langkah itu dilakukan karena dikhawatirkan masih ada beberapa sel kelompok terorisme yang akan bergerak pascapengungkapan beberapa rencana aksi terorisme oleh Densus 88 di Bekasi, Tangerang, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.
Suhardi menambahkan, apresiasi tinggi harus diberikan atas pengungkapan beberapa rencana teror tersebut, padahal di negara lain beberapa aksi terorisme telah mencoreng kehidupan damai di muka bumi, seperti penembakan Duta Besar Rusia di Turki, bom bunuh diri yang menewaskan puluhan korban di Yaman, dan aksi teror dengan menabrakkan truk ke Pasar Natal di Berlin.
“Ini hasil penguatan koordinasi dalam pencegahan terorisme. Di negara lain aksi teror tidak bisa diantisipasi, tapi kita bisa menggagalkan,” kata dia.
Akan tetapi, lanjut mantan Kabareskrim Polri ini, kewaspadaan tetap harus tinggi karena masih banyak sel teroris yang masih hidup di Indonesia.
“Kita tak boleh lengah. Kita harus terus bekerja keras melakukan sinergi dengan Densus 88 dan detasemen antiteror TNI, bagaimana mencegah dan mengurangi ancaman dan tindak pidana terorisme di Indonesia,” ujarnya.
Pada bagian lain, Suhardi mengatakan BNPT akan segera membuat nota kesepahaman (MoU) dengan 25 kementerian dan lembaga negara untuk memantapkan pencegahan terorisme tahun depan.
“Keberadaan MoU dengan 25 kementerian dan lembaga itu akan membuat program penanggulangan terorisme yang lebih komprehensif ke depan,” tuturnya.
Selain itu, BNPT telah merunut permasalahan terorisme mulai dari hulu sampai hilir dengan menggandeng para kelompok ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk yang diharapkan bisa menghasilkan langkah yang tepat dalam penanganan terorisme.
BNPT juga sedang menyelesaikan pembangunan pusat deradikalisasi berstandar internasional dari segi sistem keamanan dan program deradikalisasinya yang diharapkan sudah beroperasi bulan Januari 2017. (rls)
Bisnis6 hari agoBRI Life Gelar “The Board’s Charity Engagement”
Lifestyle3 hari ago7 Alasan Kenapa Kamu Harus Mengunjungi Songkran Festival
Bisnis6 hari agoGerakan Masjid Bersih 2026, Wipol Bersihkan 54.000 Masjid
Tangerang Selatan1 hari agoIndah Kiat Tangerang Santuni Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
Bisnis6 hari agoEllips Luncurkan Varian Hair Mist-Mist Me Up
Bisnis7 hari agoManfaat Utama Promo Ramadhan di Blibli
Nasional6 hari agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
Hukum6 hari agoLewat Apel Siaga Kamtibmas, Polres Tangsel Gaungkan “Jaga Warga – Jaga Tangsel”










