Connect with us

Lifestyle

Apakah Kandungan Aluminium Pada Otak Bisa Sebabkan Autisme?

Autisme adalah gangguan pada perkembangan otak yang memengaruhi cara kerja otak. Sebuah studi menunjukkan bahwa terdapat kandungan aluminium yang tinggi pada orang dengan autisme. Lalu, apakah aluminium pada otak bisa jadi penyebabnya? Agar lebih jelas, simak ulasannya berikut ini.

Kandungan aluminium pada otak orang dengan autisme

Gangguan spektrum autisme (GSA) adalah gangguan pada otak sehingga tidak berkembang dan berfungsi secara normal. Hingga kini, penyebab pasti GSA masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa teori yang menyebutkan bahwa kondisi ini terjadi akibat faktor genetik, virus, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan kelainan bawaan pada kromosom.

Dilansir dari Children’s Medical Safety Research Institute, sebuah studi yang dilakukan peneliti dari Keele University di Inggris dalam Journal of Trace Elements in Medicine and Biology meneliti sampel jaringan otak orang dengan GSA yang telah meninggal dengan teknologi transversal spektrofotometri.

Hasilnya menunjukkan bahwa kelima otak pasien memiliki kandungan aluminium sebesar 2,30 sampai 3,82 mg/g aluminium kering pada jaringan otak seperti lobus oksipital, frontal, temporal, dan parietal. Sementara penelitian sebelumnya telah mengukur kandungan aluminium pada otak orang tanpa ASD. Pada orang tanpa GSA, hanya ditemukan rata-rata 1 mcg/g aluminium.

Advertisement

Dari penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kandungan aluminum pada otak orang dengan autisme lebih tinggi dibandingkan dengan orang tanpa autisme. Aluminium bukan zat yang dihasilkan tubuh, kemungkinan besar aluminium bisa memasuki otak melalui membran meningeal (selaput otak) dan mengalir dalam darah.

Peneliti tidak menyimpulkan bahwa aluminum adalah penyebab autisme, hanya saja bisa bersifat neurotoksin (toksik terhadap sel saraf) sehingga berperan terhadap neurodegenerasi. Neurodegenerasi adalah penyakit yang menyerang sel otak dan sumsum tulang belakang pada jaringan otak yang terkena.

Apa sebenarnya aluminium itu dan efeknya pada tubuh?

Aluminum adalah jenis logam yang sering digunakan untuk membuat berbagai benda. Contohnya alat masak, kaleng minuman, atau aluminium foil. Zat ini juga terdapat pada obat antasida (untuk maag), aspirin, bahkan pada tepung. Tidak seperti mineral dan vitamin, tubuh tidak membutuhkan aluminium. Sayangnya, zat ini bisa tercampur dengan makanan dan masuk ke tubuh.

Advertisement

Saat masuk ke dalam tubuh, aluminium akan terkumpul di ginjal, otak, paru-paru, hati, atau tiroid dan bersaing dengan kalsium dalam mineralisasi. Dilansir dari Global Healing Center, aluminium yang masuk ke tubuh dapat menyerang sistem saraf pusat, yaitu otak. Akibatnya, kandungan ini bisa meningkatkan risiko gangguan pada otak terutama pada lansia seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.

Namun, sekali lagi sampai sekarang belum ada kesimpulan pasti bahwa aluminium itu sendirilah yang menyebabkan berbagai jenis penyakit yang menyerang otak seperti autisme, Alzheimer, dan Parkinson.

Bagaimana cara mengurangi paparan aluminium?

bahaya polusi udara

Kadar aluminium yang sedikit tidak akan membahayakan tubuh. Namun, karena tidak diproses zat ini akan menumpuk dan bisa membahayakan kesehatan. Ada banyak cara untuk mengurangi paparan aluminium pada tubuh, yaitu membatasi makanan yang terkontaminasi dan menghindari udara yang terpapar dengan aluminium.

Aluminium sering terdapat pada keju dan baking powder (bahan pengembang makanan). Namun, juga bisa berada di makanan lain jika makanan dimasak dengan peralatan yang berbahan aluminium. Terutama pada makanan yang bersifat asam dan dimasak dengan suhu yang panas.

Advertisement

Selain itu, asap dari pabrik, tempat las, dan penambangan juga bisa mengandung aluminium. Zat ini bisa terhirup dan masuk ke dalam paru-paru dan dialirkan ke tulang atau otak. Jadi, sebaiknya hindari tempat tinggal yang berada di dekat pabrik dan selalu gunakan masker pelindung supaya aluminium yang tercampur dengan udara tidak terhirup.

Artikel Berjudul ” Apakah Kandungan Aluminium Pada Otak Bisa Sebabkan Autisme? ” Bersumber dari Situs Hello Sehat.

Source

Advertisement
Pemerintahan12 jam ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan13 jam ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport2 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan2 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi2 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi2 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport3 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport3 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten3 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport3 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten3 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum3 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport3 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis4 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan4 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten4 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum4 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum4 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum4 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport5 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan1 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport3 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Bisnis2 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Sport5 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis2 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis2 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis2 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis2 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis2 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis2 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis2 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Bisnis2 minggu ago

Menu Baru Burger Bangor

Populer