Lifestyle
Bagaimana Cara Mengatasi Hipotermia yang Tepat dan Cepat?

Suhu tubuh normal harusnya berkisar di angka 37 derajat Celcius. Ketika suhu tubuh Anda menurun jauh di bawah yang seharusnya, bisa dibilang Anda sedang mengalami hipotermia. Tidak bisa dianggap ringan, hipotermia harus diatasi secepat mungkin guna mencegah semakin banyaknya suhu panas tubuh yang hilang. Berikut cara mengatasi hipotermia yang bisa dilakukan.
Bagaimana cara mengatasi hipotermia dalam cuaca dingin?
Kondisi hipotermia bisa terjadi di mana saja, khususnya di tempat dingin seperti pegunungan dan daerah bersalju. Jika tidak segera diberi penanganan yang tepat, hipotermia bisa dengan cepat menyerang fungsi jantung, paru, dan organ-organ tubuh lainnya hingga akhirnya berakibat fatal.
Nah, untuk mencegah hipotermia bertambah parah, Anda bisa memberi pertolongan dengan cara berikut ini:
1. Pertolongan pertama
Terlepas dari penyebab apa yang mendasari hipotermia, memberi pertolongan pertama itu penting sebelum penderita mendapat pertolongan medis.
- Pindahkan ke tempat lain yang lebih hangat dan kering. Jika tidak memungkinkan, sebaiknya lindungi orang yang mengalami hipotermia dari paparan angin dan suhu dingin yang lebih buruk.
- Lepaskan seluruh pakaian basah yang mungkin dikenakan penderita.
- Beri kehangatan dengan melapisi seluruh tubuh orang tersebut menggunakan selimut tebal, pakaian tebal berlapis-lapis, kantong tidur, maupun benda apapun yang bisa menghangatkan. Jangan lupa untuk membaringkan tubuh mereka di atas selimut tebal atau alas lain yang bisa memberi kehangatan.
- Boleh menggunakan kompres hangat, tapi hindari untuk mengaplikasikannya ke bagian lengan dan kaki. Cara mengatasi hipotermia ini justru akan membuat suhu inti tubuh semakin menurun. Sebaliknya, terapkan kompres hangat pada area leher atau lipatan paha dimana terdapat arteri utama.
- Jangan berikan bahan panas secara langsung ke kulit, seperti air panas atau lampu panas tanpa melalui perantara. Selain merusak kulit, suhu panas tinggi dapat mengacaukan detak jantung.
- Jika penderita hipotermia dalam keadaan sadar, minuman hangat bisa diberikan.
- Selalu pantau pernapasannya dan detak jantungnya.
2. Perawatan medis
Cara mengatasi hipotermia dengan medis umumnya ditujukan untuk mengembalikan suhu tubuh seperti semula.
- Terapkan teknik CPR (resusitasi jantung) bila pernapasan tiba-tiba berhenti.
- Penghangatan eksternal sederhana. Dengan memberi pakaian hangat tambahan ataupun melepas pakaian penderita, kemudian menggantinya dengan pakaian lain yang lebih hangat.
- Penghangatan eksternal aktif. Dengan menggunakan alat pemanas, contohnya botol hangat maupun masker yang telah mengandung udara hangat, agar suhu tubuh bisa meningkat kembali.
- Penghangatan internal. Dengan memberikan cairan intravena (infus) ke dalam tubuh, termasuk dada dan perut, guna membantu memberikan rasa hangat pada tubuh.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























