Pemerintahan
Benyamin Davnie Ajak Terus Turunkan Angka Stunting

Lewat peringatan Hari Bidan Nasional ke-73 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengajak untuk terus berkontribusi dalam menurunkan angka stunting.
Tak hanya soal stunting, Benyamin juga menyoroti soal gizi, hingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, hal ini penting menjadi prioritas untuk terus meningkatkan angka harapan hidup di Tangerang Selatan.
“Saya ingin angka harapan hidup masyarakat Tangerang Selatan terus naik dari 72 sekian, ya terus naik,” ucapnya.

Data itu tentunya juga harus bersesuaian dengan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI).
“Jadi diluar stunting ya, kita ingin juga terus penurunan angka kematian bayi, angka kematian ibu melahirkan,” ucapnya.
Benyamin juga memastikan dengan jumlah bidan di Tangsel sebanyak 1.277, pelayanan kesehatan di 54 kelurahan tidaklah kekurangan.
Selain itu, Benyamin juga mendorong untuk terus mengedukasikan bahwa seluruh ibu untuk mengutamakan Air Susu Ibu (ASI).
“Jangan pake Susu Kental Manis karena itu gula dan tidak bagus, tidak baik untuk kesehatan anak-anak balita kita, jadi kembali ke ASI,” ujarnya. (fid)
Nasional6 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis6 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis6 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Pemerintahan2 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Bisnis6 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Jabodetabek5 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara
Hukum4 hari agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur











