Hukum
Berkat Laporan Warga, Penculik Balita di Bekasi Berhasil Diamankan

Kabartangsel.com – Kasus penculikan balita berinisial ASA (3) di Kota Bekasi akhirnya berhasil diungkap. Polisi menangkap pelaku penculikan yang diketahui bernama Anggraeni (55) yang selama lima hari menyekap korban.
Setelah membawa korban yang ketika itu tengah bermain di Masjid Komplek Bintara 3, Bintara Jaya, Kota Bekasi, pelaku membawa korban ke beberapa tempat dari Bekasi hingga Bogor dan terakhir ke Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa pelaku menculik korban saat sedang bermain di masjid. “Dari hasil pemeriksaan dan hasil keterangan pelaku ini, bahwa pelaku ini selama 5 hari dia membawa anak ini ke mena-mana, jalan, contoh seperti dari rumah korban, pada tanggal 9 April,” kata Kombes Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/4/2019).
Korban dibawa pelaku saat main di Masjid Al-Amin yang berjarak hanya 10 meter dari rumahnya, pada Selasa (9/4/2019) lalu. Aksi penculikan ini terekam kamera CCTV masjid.
Pelaku merayu korban dengan makanan dan minuman agar nurut. Setelah itu, korban dibawa ke Stasiun Klender, Jakarta Timur. “Dari (masjid) Al-Amin (korban dan pelaku) menggunakan angkot ke Stasiun Klender,” ujar Kombes Argo.
Dari Stasiun Klender, korban dibawa ke Stasiun Bogor dan menginap hingga keesokan harinya. Dari Stasiun Bogor, mereka bergerak ke Stasiun Kebayoran Lama dan ke Cipadu. Pada Kamis (11/4/2019), dari Cipadu, korban dibawa pelaku ke Pasar Kebayoran Lama.
“Kemudian dia berhenti dan besoknya yang bersangkutan itu dari Cipadu ke Pasar Kebayoran Lama,” lanjut Kombes Argo.
Pelaku dan korban sempat beristirahat di Masjid Darussalam, Kebayoran Lama hingga akhirnya kembali bergerak ke Ciledug dan kembali beristirahat. Hari selanjutnya, Jumat (12/4/2019) pelaku membawa korban ke Kebayoran Lama dan sempat berhenti di sebuah toko buah.
Korban dan pelaku kemudian mengemis di Pasar Kebayoran Lama. “Setelah itu dia berhenti di Ciledug dan menginap di sana,” terang Kombes Argo.
Selanjutnya pada Sabtu (13/4/2019), pelaku kembali membawa korban ke Ciledug. Minggu (14/4/2019) korban dibawa ke Stasiun Kebayoran Lama. Pelaku dan korban naik kereta hingga ke Stasiun Senen, Jakarta Pusat.
Pelaku lalu beristirahat di masjid depan stasiun dan ketika itu ada warga yang mengenali pelaku dan korban yang kemudian melapor ke polisi. Pelaku dan korban selanjutnya diamankan Tim Unit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kompol Amrudin, AKP Resa F Marasabessy, AKP Reza Pahlevi dan Ipda Roy Rolando Andarek. (FJR/BHR)
Pemerintahan4 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan3 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan4 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan4 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional3 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional3 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan3 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba








































