Connect with us

Sport

Bermain dengan 10 Pemain, Carlos Pena Bangga Persita Bungkam Arema FC

Pelatih Carlos Pena tak bisa menyembunyikan rasa bangganya memuji semangat dan daya juang para “Pendekar Cisadane” usai meraih kemenangan dramatis di markas Arema FC. Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua, Persita Tangerang sukses membungkam “Singo Edan” dengan skor 1-0 lewat gol telat Aleksa Andrejic pada masa injury time (90+1’) dalam laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/26 di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/12) malam.

Kemenangan ini terasa sangat emosional mengingat kondisi skuad Persita yang jauh dari ideal. Mereka datang ke Malang tanpa pilar utama seperti Pablo Ganet yang membela timnas di Piala Afrika dan kapten Muhammad Toha yang terkena akumulasi kartu. Situasi kian pelik ketika bek sayap Mario Jardel mengalami cedera saat laga baru seumur jagung.

“Poin yang sangat berharga sore ini. Karena bagi kami ini adalah pertandingan yang sulit. Kami datang ke sini tanpa Pablo (Ganet), sebagai contoh. Juga tanpa Muhammad Toha,” ujar Carlos Pena dalam sesi jumpa pers usai laga. “Dan di menit awal Mario Jardel mendapat cedera dan kita harus melakukan pergantian. Pada babak kedua kami mendapat kartu merah. Kami harus bertahan dari banyak faktor yang terjadi di pertandingan ini.”

Jalannya Pertandingan

Advertisement

Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit awal. Baru dua menit berjalan, wasit sudah mengeluarkan kartu kuning untuk Salim Akbar Tuharea. Strategi Persita terganggu ketika Mario Jardel harus ditarik keluar pada menit ke-7 digantikan oleh Andrean Benyamin Rindorindo. Sepanjang babak pertama, tuan rumah Arema FC tampil agresif lewat ancaman Dedik Setiawan, namun barisan pertahanan Persita dan penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat skor tetap kacamata hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan kian memanas. Petaka bagi Persita datang pada menit ke-69, ketika pemain pengganti Andrean Benyamin Rindorindo diganjar kartu merah, memaksa tim tamu bermain pincang. Arema pun mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mengurung pertahanan Persita.

Namun, Carlos Pena merespons dengan cerdik. Ia melakukan pergantian krusial di menit ke-81 dengan memasukkan Dejan Racic dan Aleksa Andrejic. Strategi serangan balik cepat yang dirancang Pena berbuah manis. Tepat pada menit ke-90+1, Aleksa Andrejic berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Arema untuk mencetak gol kemenangan yang mengejutkan publik tuan rumah.

“Perbedaannya adalah kami bermain dengan 10 pemain dan Arema melakukan banyak risiko dengan menaruh banyak pemain di lini depan,” jelas Coach Pena mengenai taktiknya. “Kami melakukan pergantian pemain untuk memanfaatkan keunggulan ruang yang kosong. Dan di sini kami menaruh Dejan dan juga Aleksa. Dengan kemampuan kualitas mereka, kami bisa mencetak gol.”

Advertisement

“Saya sangat senang dan bangga dengan para pemain, karena mereka bekerja keras dan percaya hingga penghujung laga untuk mendapatkan tiga poin yang berharga,” pungkasnya.

Kemenangan heroik ini membawa berkah bagi Persita yang sukses menembus posisi lima besar klasemen sementara dengan koleksi 25 poin.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer