Kabartangsel.com — Guna menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tangsel terus menggiatkan berbagai upaya pencegahan.
“Diantaranya sosialisasi bahaya narkoba di masyarakat, pelajar dan kalangan pegawai, baik pegawai pemerintahan maupun pegawai non pemerintahan,” kata Kepala BNNK Tangsel AKBP Heri Istu Hariono, Rabu (7/2/2018).
Selain itu, kata Heri, BNNK Tangsel juga telah bekerjasama dengan pihak swasta dan pemerintahan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika ini dengan melakukan cek urin secara berkala.
“Setidaknya ada 10 Organisasi Perangkat Daerah, 5 Perusahaan Swasta dan 9 lembaga pendidikan yang sudah bekerjasama dengan BNNK Tangsel untuk melakukan pengecekan urin bagi karyawannya,” paparnya.
Sebagai upaya mempersempit ruang gerak peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kota Tangsel, Heri mengaku pihaknya akan lebih mengintensifkan kerjasama dengan berbagai organisasi penegak hukum untuk melakukan sosialisasi dan juga operasi gabungan diberbagai wilayah, khususnya wilayah yang dikategorikan zona merah peredaran gelap narkotika. (red/fid)
Pemerintahan6 hari agoTagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Bapenda Tangsel Beri Penjelasan
Bisnis2 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis2 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten2 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis2 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional2 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis2 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis2 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda














