Polisi ungkap penyebab tewasnya bocah dalam insiden tabrak lari yang terjadi di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (25/3/2021) kemarin.
Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Agus Sutisna menuturkan, insiden maut itu terjadi saat korban yang belakangan diketahui berinisial MH, 13, berusaha untuk mencegat truk yang melintas untuk ditumpangi ke arah pulang.
“Iya menurut keterangan, dia (korban) mau pulang ke Pamulang, karena sudah malam enggak ada angkutan umum jam segitu,” jelas Agus, Jumat (26/3/2021) sebagaimana dilansir dari Tangerang News .
Saat itu, kata Agus, korban tak mencegat truk seorang diri. Korban bersama teman-teman seusianya yang berjumlah cukup banyak.
“Ada 10 orangan kurang lebih pada jalan kaki ke arah Pamulang,” imbuhnya.
Namun, nahas saat pencegatan itu dilakukan, truk dengan ukuran besar dan kecepatan cukup tinggi itu tak memberhentikan laju kendaraannya.
“Kecepatan sekitar 50 atau 40 kilometer perjam,” ujarnya.
Akibatnya, korban pun tertabrak truk tersebut hingga tewas di lokasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan truk dengan ukuran besar itu, langsung melarikan diri.
“Korban sudah dimakamkan tadi jam 10 (pagi) infonya dari keluarga. Keluarganya pun sudah menemui,” pungkasnya. (red)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden










