Connect with us

Setelah meluncurkan layanan Payment Reminder System (PRS) pada akhir tahun 2016 guna untuk menginformasikan jadwal pembayaran kepada peserta, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan layanan Collection Call Center yang disingkat 3C juga untuk melengkapi layanan PRS tersebut.

Berdasarkan data per Januari 2017, Perusahaan Penerima Upah (PU) yang melakukan pembayaran tepat waktu sekitar 63.96% dan sebesar 36.04% tidak tepat waktu, sedangkan untuk tenaga kerja Bukan Penerima Upah (BPU) hanya 40.83% yang melakukan pembayaran tepat waktu dan sekitar 59.17% tidak tepat waktu.
“Tahun ini kami selain fokus mengejar kepesertaan baru, kami juga berusaha melakukan intensifikasi kepesertaan atau peningkatan kualitas kepesertaan, salah satunya melalui pengembangan tools seperti 3C”, ujar Ilyas, Kamis, 23 Februari 2017.
Masa uji coba 3C pada Bulan Februari 2017 telah dilakukan, dengan jumlah panggilan telepon sebanyak 1.678 ke 1.200 perusahaan dengan kata lain 1 perusahaan dapat dihubungi sebanyak 3 kali dalam sehari. Dari 1.200 perusahaan hanya 1.038 perusahaan atau sekitar 86% yang memiliki nomor handphone valid.
Hasil panggilan telepon terhadap 1.038 perusahaan tersebut adalah sebanyak 434 perusahaan atau 42% berhasil terhubung dengan PIC Perusahaan dan 219 perusahaan berjanji akan membayar iuran dalam waktu 1 minggu ke depan. Sedangkan 352 perusahaan tidak diangkat dan 147 perusahaan tidak aktif.
“Kami harap layanan 3C ini dapat diterima dengan baik oleh perusahaan PU dan peserta BPU. Karena peningkatan kualitas kepesertaan dan iuran tentunya akan berdampak pada pelayanan yang  sesuai dengan ketentuan”, pungkas Ilyas. (pr/fid)

 

Advertisement

Populer