Kabupaten Tangerang
Buron Kejari Kabupaten Tangerang Ditangkap Saat Bersembunyi di Makam Keramat

Buronan kasus korupsi pengadaan mobil diciduk Kejari Kabupaten Tangerang.
Adalah Sutrisna, mantan Kepala Desa Bonisari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Saat ditangkap buron selama empat tengah bersembunyi di Makam Keramat Musa di Desa Kedung Dalam, Kecamatan Pakuhaji pada Senin, (10/10/2022) sekira pukul 18.00.
“Tanpa perlawanan dari tersangka, akhirnya tim intelejen dari Kejari Kabupaten Tangerang berhasil mengamankan tersangka ke kantor Kejari Kabupaten Tangerang,” kata Nova Eliza Saragih, Selasa (11/10/2022).
Nova mengatakan, tertangkapnya DPO atas nama Sutisna merupakan informasi dari masyarakat. Tim Tabur langsung melakukan pengintaian dan berhasil menangkapnya tanpa perlawanan.
“Tersangka sudah tiga kali dipanggil dalam dugaan korupsi pengadaan mobil. Namun mangkir dan tidak diketahui keberadaanya,” tegas Nova.
Karena sudah tiga kali dipanggil tidak hadir, dan berdasarkan penetapan tersangka, oanjut Nova tertanggal 6 Juni 2022, kemudian Kejari Kabupaten Tangerang mengeluarkan surat DPO kepada Sutisna.
“Tersangka sekarang kami amankan untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Nova. (RIK/WT)
Pemerintahan4 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan4 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemerintahan3 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Nasional2 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf






































