Connect with us

Opini

Cak Imin yang Diserang Bertubi-tubi

Oleh: Sonny Majid

Setelah berhasil “mengkanalisasi” Anies Baswedan agar tetap mudah “dikendalikan” oleh “pemegang kartu,” masuk pada skenario kedua, yaitu menjadikan sosok Cak Imin sebagai “kawan yang dijadikan sasaran tembak.” Mendegradasi Cak Imin sama halnya menyerang Anies, karena sementara ini mereka sepaket sebagai bakal capres – cawapres yang telah diusung oleh Partai Nasdem dan PKB.

 

Serangan-serangan kepada Cak Imin sebenarnya, bisa dianggap sebagai bentuk kampenye negatif atau kampanye hitam. Namun, karena alasan belum memasuki tahapan kampanye, maka dalih itu menjadi legitimasi.

Advertisement

 

Serangan kepada Cak Imin, sangat berbeda dengan Anies, mungkin karena figur baru dalam konstalasi pencapresan, alias masih “panas,” serangannya dari seluruh penjuru mata angin. Mulai dari isu pengkhianatan, kardus durian, dan kudeta PKB. Sebuah pendidikan politik yang buruk.

 

Tragisnya, justru serangan yang amat mencolok datang dari kalangan internal sesama kader NU. Yang pada akhirnya mempertontonkan kelas berpolitik kader-kader NU itu sendiri. Inilah yang terkadang “disusupi” maupun “diadu domba” pihak-pihak di luar NU.

Advertisement

 

Di sisi lain, ada yang beranggapan NU “disusupi – diadu domba” adalah sebuah kewajaran, karena NU secara jamaah maupun jam’iyyah sangat besar. “Kalau melawan NU, pasti dapat benefit” begitu kira-kira kata seorang rekan kepada saya.

 

Anehnya lagi, justru pihak-pihak yang menyuarakan agar “dagelan” itu dihentikan, justru tidak menjadi isu menarik. Hanya tersiar dalam diskusi-diskusi atau obrolan-obrolan santai di kalangan internal kader-kader NU.

Advertisement

 

Padahal saya yakin, kaderisasi internal yang dilakukan NU, secara struktural termasuk badan-badan otonom (banom) lembaga-lembaga yang bernaung di bawah bendera NU, termasuk kelompok kultural NU, mengajarkan tentang “politik kebangsaan – politik kemanusiaan” bahkan menjadi doktrin. Implementasinya bagaimana? Silahkan diamati sendiri.

 

Ah, sudahlah… nanti saya dianggap terlalu tegang, sementara NU juga selalu mengajarkan tentang politik penuh humor, penuh candaan.

Advertisement

 

Bang, kok Cak Imin diserang terus ya? Begitulah banyak pertanyaan yang diajukan. Saya hanya menjawab: ini bagian dari skenario, kalau kita ambil sisi positifnya, justru serangan-serangan atas sosok Cak Imin ini, secara tidak langsung menguji kesolidan kader-kader NU yang memilih jalur politik.

 

Jika Anies-Cak Imin adalah paket di luar dugaan “si pengocok kartu” maka, paket ini punya potensi menang, karena dianggap mampu mengonsolidasi “politik Islam.” Dengan paket Anies-Cak Imin, maka diperkirakan suara kultural warga Muhammadiyah – Nahdliyyin bisa menyatu.

Advertisement

 

Sebagaimana yang saya pahami, secara subjektif, dalam perjalanan pemilu di Indonesia, belum ada yang mampu mengalahkan kekuatan “politik Islam.”

 

Keuntungan lain mengambil Cak Imin, cap “Islam Kanan” sebagai residu Pilgub 2017 silam atas Anies runtuh dengan sendirinya. Sebab Cak Imin diasosiasikan “Islam Moderat.” Oleh karena itu saya berkeyakinan, PKB sebagai mesin partai akan banyak menggelar program bernuansa “kesebangsaan” untuk mengimbangi stigma “Islam kanan” yang ada pada Anies Baswedan.

Advertisement

 

Oleh karenanya, kelompok-kelompok yang dianggap sebagai “kanan” akan mengalami kesulitan untuk memutuskan mendukung pasangan Anies-Cak Imin. Kita lihat saja, kelompok-kelompok yang dicap “kanan” ini di banyak media mulai menyuarakan untuk mendukung pasangan lain, di luar Anies-Cak Imin.

 

Meskipun saya tahu, siapa yang menggerakan kelompok-kelompok “Islam garis keras” ini. Mereka akan bekerja by desain, sesuai instruksi bandarnya. Kapan “tombolnya” dipencet kelompok ini akan segera bergerak. Oleh karena itu, saya secara subjektif berpendapat PKS tidak akan bergabung dengan koalisi Partai Nasdem – PKB.

Advertisement

 

Kembali lagi, jika Anies-Cak Imin adalah paket di luar dugaan “si pengocok kartu” maka bakal capres lainnya harus mengambil figur cawapres yang “kental” dengan aliran “Politik Islam.” Bagaimana jika tidak demikian? Jalan terakhir adalah menggerakkan aparat pemerintah, namun ini sebatas dugaan ya…!

 

Banyak dari penjabat (Pj) kepala daerah yang menggantikan kepala daerah yang daerah-daerahnya menggelar pilkada, didominasi oleh pensiunan aparatur negara, adapula aparatur pemerintah aktif khususnya Pj gubernur.

Advertisement

 

Kemudian, menjegal aliran “logistik” dari para bandar ke figur Anies – Cak Imin. Meski skema jegal logistik bisa saja dinamis, jika “pengocok kartu” pada akhirnya mengambil jalan “kompromi politik.” Dalam politik biasa terjadi.

 

===========

Advertisement

 

Ya, sudah, ini sebatas uneg-uneg, berharap agar saling menghujat-menghina antar-sesama kader NU dihentikan.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan54 menit ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan11 jam ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan23 jam ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan1 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan1 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan1 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan1 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan2 hari ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan4 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan4 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam

Sport5 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan5 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi5 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi5 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport6 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport6 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten6 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport6 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten6 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Sport1 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport7 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Techno3 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Hukum3 minggu ago

Tiga Terduga Pelaku Ganjal ATM Ditangkap di Pamulang

Sport2 minggu ago

Jadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Event3 minggu ago

Serpong Art & Culture Festival 2026

Serba-Serbi2 minggu ago

Pemkot Bersama Dekranasda Gelar Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Semifinal Piala Presiden 2026

Techno3 minggu ago

Waspada Dugaan Penipuan Nevaconvert, Pulsa ke saldo Dana Tidak Masuk

Serba-Serbi3 minggu ago

Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Bisnis1 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib vs Persija, Persebaya vs Arema

Lifestyle3 minggu ago

Korea Kaja by.U: Gabungkan Kuota, uCoin, dan Dance untuk Trip Impian

Nasional3 minggu ago

KH Zulfa Mustofa Pimpin Doa di Hadapan Prabowo saat Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Populer