Nasional
Cegah DBD, ACT Gelar Fogging dan Tabur Bubuk Abate di Bogor

Kabartangsel.com, BOGOR – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) diketahui telah menjangkit beberapa wilayah di Indonesia. Jumlah penderita pun terus meningkat hingga 2.000 jiwa dan 500 jiwa diantaranya berada di Bogor.
Mencegah meluasnya penyakit ini, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memberikan gerakan dengan melakukan fogging dan menabur bubuk Abate. Hal ini dilakukan untuk menekan korban yang disebabkan oleh nyamuk Aides Aigepthy.
ACT dalam tinjauannya di wilayah perumahan Tamansari bukit damai, tepatnya di RW 7 desa Pedurenan, kecamatan Gunung Sindur, kabupaten Bogor telah melakukan aksi pengasapan pada hari ini (2/2).
“Ada 8 orang telah terjangkit virus dengue, sebagian diantaranya adalah anak-anak bahkan hari ini masih ada yang dirawat di rumah sakit,” ujar ketua RW 07, Alan Suharlan di lokasi, Sabtu (2/2).
Alan pun berterimakasih atas perhatian yang ACT berikan atas gerakan pencegahan dengan pengasapan. Dia berharap lingkungannya dapat terlindungi dari kondisi merebaknya penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.
“Alhamdulillah, warga kami merasa bersyukur atas kecepatan ACT membantu warga yang resah dan tak kunjung ada penyemprotan dari pemerintah daerah. ACT sudah lebih dulu hadir,” jelasnya.
Direktur komunikasi ACT, Lukman Azis Kurniawan menjelaskan bahwa langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran DBD di masyarakat. “Fogging ini memang hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Juga membantu memberikan bubuk Abate guna mematikan jentik-jentiknya,” imbuh Lukman
Lukman meminta agar warga dapat berperilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan tidak membiarkan air menggenang hingga berhari-hari karena berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk DBD.
Sebagai informasi, dari data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, tercatat ada 2.204 orang yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD). Sebanyak 14 orang di antaranya meninggal dunia.
Di wilayah Kabupaten Bogor sendiri hingga akhir januari mencapai 296 orang dengan 5 orang diantaranya dilaporkan meninggal dunia. Diketahui, wilayah terbanyak penderita DBD adalah Kecamatan Cibinong, Bojonggede, Citereup, Cileungsi, Gunung Putri dan Gunung Sindur.
(JPC)
Jabodetabek5 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Nasional6 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek5 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan6 hari agoSekda Tangsel Bambang Noertjahjo Lepas 357 Atlet untuk POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026
Pemerintahan6 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Pemerintahan7 hari agoPilar Saga Ichsan: TPAKD Tangsel untuk Perluas Akses Keuangan bagi UMKM, Disabilitas hingga Pekerja Migran
Hukum6 hari agoSatlantas Polres Tangsel Lakukan Penyisiran Ranjau Paku di Sepanjang Jalan Boulevard BSD

























