Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (Institut Agama Islam Negeri Surakarta).
Klaim Ibu Kota terkepung adalah tidak benar. Faktanya, ketiga foto tersebut diambil dari konteks waktu dan lokasi yang berbeda-beda.
Selengkapnya pada penjelasan!
= = = = =
KATEGORI: False Context
= = = = =
SUMBER: Facebook
https://archive.vn/cgyMz
= = = = =
NARASI:
“IBUKOTA TERKEPUNG
PENGAMAT SENIOR MENGATAKAN BILA SAMPAI TERJADI TERUS DALAM BEBERAPA HARI KE DEPAN..
BISA DI PASTIKAN INSHA ALLAH TERJADI PEMAKZULAN PRESIDEN…
GAZPOOL”
= = = = =
PENJELASAN:
Beredar di Facebook postingan 3 gambar yang memperlihatkan ribuan orang dengan klaim Ibu Kota sedang terkepung. Postingan ini diunggah pada 6 Oktober 2020 sudah disukai sebanyak 1.9K, 414 komentar, dibagikan 1.5K.
Setelah ditelusuri menggunakan mesin pencari Yandex, telah ditemukan foto yang sama pada cnbcindonesia.com dengan judul artikel “Alert! Protes Omnibus Law, Buruh akan Mogok Nasional 3 hari” artikel ini dibuat pada 28 September 2020. Dan ditemukan kembali gambar yang sama pada turnbackhoax.id yang menerangkan gambar tersebut dimuat di artikel berjudul “Lautan Massa Buruh Tolak Omnibus Law Kepung DPR” yang dimuat di situs CNBC Indonesia pada 25 August 2020.
Penelusuran terhadap gambar ke dua dilakukan penelusuran pada akun instagram @info_jawa_barat tanggal 6 Oktober 2020. Pada akun itu terdapat video yang serupa dengan gambar postingan di Facebook. Pada postingan video terdapat keterangan
“Mogok besar-besaran terjadi di PT Pratama Abadi Industri JX, Sukalarang – Sukabumi. Ribuan butuh tumpah ruah di halaman pabrik, sambil berorasi menolak RUU Cipta Kerja.”
Terakhir gambar ke 3 yang ditelusuri melalui google lens, hasilnya terdapat foto serupa pada kumparan.com dengan judul “Buruh di Sukalarang, Sukabumi, Mulai Mogok Kerja” pada 8 Oktober 2020. Foto di artikel itu terdapat keterangan aksi tolak Omnibus Law di PT Pratama Abadi Industri Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/11/2020).
Dengan demikian tiga foto yang diklaim adalah situasi “IBUKOTA TERKEPUNG” pada 6 Oktober 2020 adalah tidak benar, sehingga hal ini termasuk dalam kategori konteks yang salah.
REFERENSI:
https://www.cnbcindonesia.com/news/20200928112814-4-189881/alert-protes-omnibus-law-buruh-akan-mogok-nasional-3-hari
[SALAH] “Media mainstream mana mau publish berita ttg aksi penolakan ruu omnibus law”
https://kumparan.com/sukabumi-update/buruh-di-sukalarang-sukabumi-mulai-mogok-kerja-1uL4SUpOpAH
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis6 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas6 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport5 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027
Pendidikan5 hari agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa












