Israel tidak mengebom Beirut, Lebanon. Sejauh ini yang diketahui ledakan di Beirut disebabkan oleh reaksi kimia ammonium nitrat seperti yang dikatakan Presiden Lebanon, Michel Aoun.
= = = = =
Hasil Periksa Fakta Rizky Abdul Aziz (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia).
KATEGORI: KONTEN YANG MENYESATKAN
= = = = =
SUMBER: FACEBOOK
= = = = =
NARASI:
“”BREAKING: Israel Bombed Beirut
A confidential highly-informed Israeli source has told me that Israel caused the massive explosion at the Beirut port earlier today which killed over 100 and injured thousands. The bombing also virtually leveled the port itself and caused massive damage throughout the city.”
==
cc Ronnie Barkan”
= = = = =
PENJELASAN:
Laman Facebook bernama Ronnie Barkan mengunggah status pada tanggal 05/8/2020 yang menyebut ledakan di Beirut adalah akibat pengeboman dari Israel. Dalam statusnya, pemilik status menyertakan tautan artikel mengenai ledakan di Beirut.
Dari hasil penelusuran, klaim Israel mengebom Beirut, Lebanon pada tanggal 04/8/2020 adalah salah. Israel sendiri telah menepis prasangka pelaku ledakan di Beirut, Lebanon. “Israel tidak ada hubungannya dengan insiden itu,” kata pejabat yang enggan disebutkan namanya seperti dilansir Reuters.com, Rabu (05/8/2020).
Selain itu menurut pemberitaan TheGuardian.com, Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab mengatakan 2,700 ton ammonium nitrat adalah penyebab dari ledakan tersebut karena kelalaian penyimpanan dalam gudang yang tidak aman selama 6 tahun. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Presiden Lebanon, Michel Aoun dalam pemberitaan
bbc.com.
Sejauh ini belum ada informasi resmi mengenai dugaan Israel sebagai dalang dari ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon. Presiden Aoun berjanji menggelar penyelidikan atas insiden ledakan di Beirut secara transparan.
“Dengan tekad bulat kami akan menggelar investigasi dan mengungkap keadaan seputar yang terjadi secepat mungkin serta menangkap siapapun yang bertanggung jawab dan siapapun yang lalai dan menjatuhkan mereka dengan hukuman paling berat,” kata Aoun pada reporter bcc.com Rabu (07/8/2020) setelah berkunjung ke
pelabuhan yang porak-poranda.
Dari penelusuran di atas, klaim yang menyebutkan Israel mengebom Beirut, Lebanon termasuk pada Konten yang Menyesatkan. Hal ini dikarenakan tidak ditemukan fakta mengenai keterlibatan Israel dalam peristiwa ledakan Beirut.
= = = = =
REFERENSI:
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-53675959
https://dunia.tempo.co/read/1374081/ledakan-di-beirut-lebanon-ciptakan-lubang-43-meter
Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta4 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Banten4 minggu agoBank Banten Kembali Dipercaya sebagai Penyalur Bansos
Banten4 minggu agoBank Banten Lanjutkan Kerjasama dengan PT TASPEN















