Connect with us

Cek Fakta

Cek Fakta: [SALAH] Pembakaran Gereja Di Belawan

[SALAH] Pembakaran Gereja Di Belawan

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

Kepolisian setempat dan pihak gereja telah menyatakan bahwa tidak ada kejadian pembakaran gereja seperti halnya isu yang beredar. Keributan yang terjadi hanya tawuran pemuda yang biasa terjadi di sana.

Selengkapnya ada di penjelasan.

Advertisement

=====
[KATEGORI]: MISLEADING CONTENT/Konten Menyesatkan

=====
[SUMBER]: FACEBOOK
archive.vn/W4f4Y
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1171879186556505&id=100012033049107

=====
[NARASI]:

“Pembakaran gereja di Medan Belawan”

=====
[PENJELASAN]:

Advertisement

Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang menampilkan seorang warga yang melakukan protes kepada pihak kepolisian terkait keributan yang terjadi di hadapannya. Dalam keterangan video disebutkan bahwa keributan tersebut terjadi akibat aksi pembakaran sebuah gereja yang ada di Belawan. Video ini pun telah mendapat beragam reaksi dari masyarakat serta telah disebarkan lebih dari 180 kali.

Namun setelah dilakukan penelusuran, klaim keributan akibat aksi pembakaran gereja di Belawan adalah hoaks. Pencarian Google dengan kata kunci “Pembakaran Gereja di Belawan” mengarahkan pembaca kepada artikel berjudul, “Polisi Sebut Tak Ada Bakar Gereja saat Tawuran di Belawan” yang dimuat situs cnnindonesia.com pada 22 Juli 2021.

Melansir dari artikel di atas pihak Kepolisian memastikan tak ada insiden pembakaran gereja dalam rentetan aksi tawuran yang terjadi di wilayah Medan Belawan, Sumatera Utara, pada Rabu 21 Juli 2021.

“Tidak ada gereja yang terbakar. Ada beberapa rumah yang sempat rusak, ada kios yang terbakar di pinggir jalan. Lemparan itu juga ada yang mengenai halaman gereja dan mengenai pintu gereja,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi, Kamis (22/7).

Advertisement

Dia memastikan bahwa aksi tawuran yang terjadi tak berkaitan dengan isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Menurutnya, tawuran tersebut memang kerap terjadi antarkelompok pemuda setempat meski telah sering dimediasi.

“Enggak ada urusannya itu. Itu tawuran pemuda yang sudah sering terjadi, dimediasi tapi terus berulang. Maka kemarin kami lakukan tindakan tegas, tangkap saja para provokatornya,” jelasnya lagi.

Gereja Pentakosta setempat yang digadang menjadi sasaran pembakaran oleh massa dengan menggunakan bom molotov juga telah diklarifikasi oleh pihak gereja.

M. J. Sinaga mewakili pihak gereja Pentakosta setempat, menyatakan bahwa tidak ada pembakaran gereja yang terjadi. Terdapat bom molotov yang terlempar ke halaman gereja, namun itu adalah lemparan salah sasaran yang sebenarnya diarahkan ke rumah warga.

Advertisement

“Bom molotov itu juga bukan bom molotov yang sengaja dilempar ke Gereja, melainkan sasarannya adalah rumah warga.”

Dari keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa terdapat gereja yang terbakar di Belawan akibat keributan pemuda adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

=====
[REFERENSI]:
https://m.liputan6.com/cek-fakta/read/4615168/cek-fakta-tidak-benar-kabar-pembakaran-gereja-di-belawan

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210722145439-12-670869/polisi-sebut-tak-ada-bakar-gereja-saat-tawuran-di-belawan

Advertisement

https://m.medcom.id/telusur/cek-fakta/8N0w0rOK-cek-fakta-video-pembakaran-gereja-di-belawan-medan-ini-faktanya

Copyright ©

Advertisement

Populer