Durasi awal video versi suntingan (sekitar 14 detik) tidak ada kaitannya dengan konteks video yang asli, yaitu tentang pilihan dan kekuatan untuk bisa membalikkan keadaan.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
======
KATEGORI
Konten yang Dimanipulasi.
======
SUMBER

Pesan berantai WhatsApp.
======
NARASI
– (tanpa narasi).
======
PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang dimanipulasi
Ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu”.
* SUMBER membagikan video hasil suntingan untuk membangun premis yang salah.
* Konteks sesungguhnya dari video yang asli adalah tentang pilihan dan kekuatan untuk bisa membalikkan keadaan.



(2) Sumber video yang asli, YouTube: “VIRAL: INDONESIA BUBAR ? INI VIDEO MERRY RIANA YANG ASLI (TONTON SAMPAI HABIS) !!! | Spoken Word
Merry Riana
Published on May 29, 2019
Social Media harusnya digunakan BUKAN UNTUK MENJATUHKAN, tapi utk saling MENGUATKAN.
BUKAN utk menyebar KEBENCIAN dan KETAKUTAN tapi tempat utk MENYATUKAN dan …”
Selengkapnya di http://bit.ly/2lPdKlI.

(3) Detik-detik awal video versi suntingan adalah video unjuk rasa pada 16 Juni 2016 di Yogyakarta, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.
======
REFERENSI
(1) Beberapa sumber yang berkaitan:

* weonepapua: “AMP-KK-Yogyakarta : Many Peoples Of Indonesia Support To ULMWP Full Membership In MSG
Yogyakarta, On 16 Juny 2016. Student Of Papua Alliance (SOPA/AMP) gathered to many peoples of Yogyakarta, Indonesia for had the peace action about “supporting to ULMWP will be accepting full membership in MSG”. …”
Selengkapnya di http://bit.ly/2lVVY0j / http://archive.fo/nKVGo (arsip cadangan).
–


* CNN Indonesia (foto ke 13 di galeri): “Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat menggelar aksi di Titik Nol KM, Yogyakarta, 16 Juni 2016. Mereka menuntut pemerintah Republik Indonesia menyelesaikan kasus-kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Papua, dan memberikan hak referendum bagi rakyat Papua. (ANTARA/Hendra Nurdiyansyah)
Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat menggelar aksi di Titik Nol KM, Yogyakarta, 16 Juni 2016. Mereka menuntut pemerintah Republik Indonesia menyelesaikan kasus-kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Papua, dan memberikan hak referendum bagi rakyat Papua. (ANTARA/Hendra Nurdiyansyah)”
Selengkapnya di http://bit.ly/2lUiBlH / http://archive.fo/PzhxV (arsip cadangan).

(3) Pelintiran sebelumnya yang menggunakan bahan video yang sama, turnbackhoax(dot)id: [SALAH] Video Merry Riana Sebut Indonesia Akan Bubar, post sebelumnya di http://bit.ly/2IbpYxP.
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport5 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027











