Pamulang
“Coffe Morning” ala Pemkot Tangsel

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggagas “Coffe Morning,” yang digelar saban Senin pasca-apel.
“Coffee Morning” ini oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dimaksudkan sebagai sarana evaluasi progress SKPD. Dengan demikian diharapkan pihaknya menerima informasi yang objektif.
“Jadi setiap minggu ada masukan terkait kinerja masing-masing SKPD,” tegasnya, Senin (20/1/2014).
Peserta “coffee morning” ini lanjut Airin, adalah seluruh kepala SKPD. Di dalam rapat serius santai itu, selain mengevaluasi program-program SKPD, akan dikaji pula isu yang berkembang di media terkait kerja pemda. Termasuk masalah-masalah yang muncul di masyarakat.
Dengan itu, maka di rapat tersebut, diharapkan ada gagasan bagaimana penyelesaian masalah-masalah yang berkembang di masyarakat. Selain itu Airin menegaskan, bahwa dirinya akan selalu turun ke lapangan untuk mengkroscek langsung.
“Jadi laporannya tidak subjektif,” ujarnya.
Usulan “Coffee Morning” ini sekaligus dimaksudkan agar memberikan informasi kepada kalangan pers, agar pemberitaan yang sampai ke masyarakat bisa berimbang.
Sesuai jadwal, rencananya “Coffee Morning” perdana dilaksanakan pekan ke-empat Januari atau dimulai awal Februari. (SM/To/kt)
Photo: @infopamulang
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional4 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
























