Connect with us

Lifestyle

Covid-19 Varian Lambda, Mutasi Baru Virus Corona yang Masih Diamati Ilmuwan

Lebih dari setahun, wabah virus SARS-CoV-2 melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Virus ini terus bermutasi sehingga memunculkan banyak varian, contohnya varian Delta dan Delta Plus. Belum selesai menghadapi varian tersebut, kabar terbaru menunjukkan adanya varian COVID-19 teranyar yang disebut dengan Lambda. Seperti apa varian baru dari virus Corona ini? Yuk cari tahu lebih lanjut pada ulasan berikut ini.

Apa itu varian Lambda COVID-19?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengindentifikasi varian baru dari virus SARS-CoV-2, yakni varian Lambda. Kasus infeksi varian ini pertama kali terjadi di Peru pada bulan Desember 2020.

Varian Lambda adalah “sepupu dari varian Alfa”, varian paling awal dari virus Corona. Varian baru dari penyakit COVID-19 ini memiliki dua mutasi pada pengikat reseptor protein spike virus SARS-CoV-2, yakni mutasi L452Q dan F490S.

WHO memasukkan varian ini ke dalam kategori varian yang perlu diperhatikan (variants of interest), bersamaan dengan varian Eta, Iota, dan Kappa. Varian Lambda diprediksi memiliki potensi menyebar lebih cepat, kemungkinan menurunkan efektivitas vaksin COVID-19, dan bisa saja menimbulkan gejala COVID-19 yang lebih parah.

Advertisement

Pengelompokkan ini berbeda dengan varian Alfa, Beta, Delta, dan Gamma, yang berada di kategori varian yang perlu diwaspadai (variants of concern). Kategori ini menunjukkan bukti bahwa varian-varian virus Corona tersebut lebih menular, menyebabkan gejala yang lebih parah, dan pada beberapa kasus sulit diobati.

Hingga kini varian Lambda masih terus diteliti dan awasi oleh ilmuwan mengenai statusnya apakah lebih berbahaya atau tidak dari varian lainnya.

Bagaimana persebaran varian Lambda Covid-19?

Infeksi virus

Menurut database ilmuwan yang melacak varian virus Corona di Amerika Serikat, tercatat 700 kasus varian Lambda dari 34 juta lebih kasus orang yang terinfeksi virus Corona per tanggal 22 Juli, 2021.

Menurut laporan GISAID (Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data) varian Lambda telah diidentifikasi di 29 negara, seperti:

Advertisement
  • Peru,
  • Argentina,
  • Chili,
  • Ekuador, dan
  • beberapa negara di Amerika Serikat lainnya.

Beredarnya pemberitaan tersebut menyita perhatian pemerintah Indonesia untuk melakukan antisipasi pencegahan masuknya varian baru virus tersebut ke Indonesia.

Sebelumnya, Prof. Dr. Chairul Anwar Nidom , ahli virologi sekaligus Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga menyatakan kemungkinan telah masuknya varian Lambda di Indonesia. Penyebarannya mungkin saja terjadi bersamaan dengan varian Delta Plus dan varian B.1446.2.

Namun, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan bahwa varian Lambda Covid-19 belum ditemukan di Indonesia, seperti dikutip dari Harian Berita Satu (19/8/2021).

Apa perbedaan varian Lambda COVID-19 dengan varian lainnya?

booster vaksin covid-19

Setiap mutasi virus mengalami perubahan pada struktur dan sifat genetik virusnya. Hal inilah yang membuat perbedaan dari setiap varian, termasuk kecepatan penularan, efeknya pada tubuh, dan tingkat kekebalannya terhadap vaksin.

Varian Lambda memiliki tujuh mutasi pada titik tunggal dan satu mutasi penghapusan (beberapa asam amino hilang dari urutan protein), semuanya ada di dalam spike protein (bagian ujung protein). Spike protein merupakan bagian permukaan virus yang berbentuk seperti paku-paku menancap dan sangat antigenik.

Advertisement

Mutasi pada varian ini berpotensi membuatnya lebih mampu menghindari sistem kekebalan tubuh pada orang yang divaksinasi. Dua dari tujuh titik tunggal yang bemutasi, yakni L452Q dan L452R mengalami peningkatan pelepasan antibodi, sehingga membuat koktail antibodi tidak efektif.

Koktail antibodi mengarah pada kandungan obat yang dicampur dengan antibodi monoklonal, yakni semacam protein yang melawan patogen (bibit penyakit) yang diproduksi tubuh setelah terinfeksi.

Apakah vaksinasi efektif melawan varian Lambda Covid-19?

Vaksin COVID-19 untuk pasien jantung

Menurut penelitian pada jurnal bioRxiv, perubahan lonjakan protein pada varian Lambda membuat virus jadi lebih mudah menular. Itulah sebabnya, penyebaran virus yang terjadi di Amerika terus melonjak. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa varian Lambda dapat menurunkan efektivitas kekebalan tubuh yang telah dibentuk setelah vaksin.

Padahal, vaksin menjadi salah satu cara untuk menekan angka penderita COVID-19, sekaligus angka kematiannya. Walapun tidak sepenuhnya mencegah seseorang dari infeksi, seseorang yang telah menjalani vaksinasi kemungkinan besar mengalami gejala yang jauh lebih ringan. Hingga kini, peninjauan lebih lanjut terus dilakukan para ilmuwan untuk mengetahui seberapa parah dampak varian Lambda.

Advertisement

Kendati WHO memasukkan varian ini ke dalam kategori varian yang perlu diperhatikan, peneliti menyarankan pemerintah dan masyarakat agar tidak lengah dengan penyebarannya. Pemerintah tetap menjalankan 3 T, yaitu test (tes), tracing (telusur), dan treatment (tindak lanjut).

Sementara Anda dan keluarga harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5 M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitias. Jika Anda mengalami gejala, seperti batuk, demam, dan hilangnya kemampuan mencium dan mengecap rasa, segera periksa ke dokter.

(Hello Sehat)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport1 jam ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport2 jam ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport2 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Nasional1 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Pemerintahan1 hari ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Pemerintahan1 hari ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Jabodetabek2 hari ago

IPW Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo DPR

Kabupaten Tangerang2 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

BRI Super League 2026/27 Siap Bergulir, I.League Tegaskan Target Tembus 10 Besar Asia

Sport2 hari ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Pemerintahan3 hari ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan3 hari ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport4 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport4 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Sport4 hari ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Banten4 hari ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan3 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Nasional4 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Pemerintahan2 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Nasional4 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional4 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan2 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Techno2 minggu ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan3 minggu ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Populer