Lifestyle
Diet Telur Ternyata Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan

Tak cuma sebagai sumber protein, telur juga bisa jadi makanan pilihan untuk Anda yang sedang menurunkan berat badan. Lantas, mengapa telur baik dikonsumsi untuk orang yang ingin menurunkan angka timbangannya? Berikut ulasannya.
Diet telur untuk menurunkan berat badan
Menurut sebuah penelitian dari International Journal of Obesity, sarapan dengan telur dapat membantu menurunkan berat badan.
Akan tetapi, keistimewaan dari telur ini hanya didapatkan ketika Anda menggabungkannya dengan gaya hidup yang sehat, tidak hanya dari makan telur.
Ini dia beberapa faktor yang membuat makan telur bisa bantu mengurangi berat badan:
1. Tinggi nutrisi tetapi rendah kalori

Salah satu alasan mengapa telur bermanfaat bagi orang yang ingin menurunkan berat badan karena makanan ini kaya nutrisi tetapi tetap rendah kalori.
Artinya, pasokan nutrisi Anda tetap bisa terpenuhi tanpa membuat tubuh menggemuk karena terlalu banyak kalori yang masuk.
Pasalnya, salah satu kunci menurunkan berat badan yaitu mengurangi asupan kalori harian.Idealnya, Anda perlu menguranginya hingga 500 kalori per hari supaya mampu menurunkan berat badan 0,5-1 kg per minggu.
Satu porsi telur rebus biasanya mengandung 78 kalori. Bagi Anda yang menyukai telur, sarapan 2 sampai 4 porsi telur rebus bisa membuat tubuh kenyang lebih lama.
Anda tak perlu khawatir kekurangan nutrisi karena telur mengandung berbagai zat gizi yang baik untuk tubuh seperti:
- Lutein dan zeaxanthin merupakan antioksidan yang baik untuk mata.
- Vitamin D agar tulang dan fungsi sistem kekebalan tubuh meningkat.
- Kolin untuk meningkatkan metabolisme dan baik untuk perkembangan otak janin
Walaupun demikian, telur bisa memasok kalori berlebih jika dimasak dengan minyak atau mentega. Oleh karena itu, pilihlah cara memasak yang paling sedikit menyumbang kalori untuk tubuh jika ingin menurunkan berat badan.
2. Kaya akan protein yang mengenyangkan


Telur cocok dimasukkan sebagai makanan wajib saat menurunkan berat badan karena bisa membuat seseorang jadi lebih cepat kenyang.
Hal ini dibuktikan dalam penelitian dari Nutrition Journal. Penelitian menunjukkan bahwa makanan berprotein tinggi memudahkan seseorang untuk mengontrol nafsu makan mereka.
Dalam penelitian tersebut, 34 wanita yang rutin sarapan dan makan siang dijadikan subjek penelitian. Para wanita tersebut diminta untuk sarapan dengan makanan berprotein tinggi, seperti putih telur, sosis, kentang, dan keju.
Nantinya, mereka akan dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi makanan rendah protein, seperti pancake mini, mentega, dan sirup.
Hasilnya, wanita yang makan makanan berprotein tinggi merasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan yang mereka yang sarapan protein rendah dan tidak sarapan sama sekali.
Dengan membuat seseorang kenyang lebih lama, asupan kalori harian pun otomatis akan berkurang.
3. Membantu meningkatkan metabolisme


Diet dengan telur tidak hanya membuat Anda kenyang lebih lama, tetapi juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Dalam penelitian yang terbit di Nutrition & Metabolism, metabolisme yang tinggi akan memperlancar pembakaran kalori. Hal ini membuat berat badan seseorang menjadi lebih cepat berkurang.
Umumnya, makanan berprotein akan meningkatkan kadar metabolisme tubuh sebesar 15-30 persen.
Maka dari itu, mengonsumsi telur sebagai makanan berprotein tinggi membantu tubuh untuk membakar kalori.
Berapa banyak konsumsi telur ketika menjalani diet?


Banyak dari Anda yang mungkin bertanya, sebenarnya berapa banyak telur yang harus dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.
Jawabannya adalah Anda dapat mengonsumsi secara teratur. Artinya, Anda dapat makan lebih dari satu telur setiap kali makan makanan berat.
Misal, ketika seseorang menjalani diet telur biasanya akan mengonsumsi tiga telur dalam sehari atau lebih. Terlebih lagi ketika Anda hanya makan telur sebagai makanan pokok.
Alhasil, telur dapat menurunkan berat badan dalam jangka pendek karena kalori yang terkandung pada telur cenderung rendah, yaitu 78 kalori.
Walaupun demikian, konsumsi telur setiap hari juga dapat menimbulkan efek samping terhadap kesehatan, seperti:
- Kolesterol
- Diabetes
- Jerawat
- Alergi
- Hormon tidak seimbang
Selain itu, alih-alih berat badan berkurang, makan telur saja tanpa dukungan dari jenis makanan lainnya bisa membuat Anda tidak kenyang.
Akibatnya, Anda mungkin merasa kurang kenyang dan meningkatkan porsi makan untuk memuaskan perut Anda. Oleh karena itu, diet telur untuk menurunkan berat badan sebaiknya didukung oleh jenis makanan sehat lainnya agar stamina tetap terjaga.
Tips mengolah telur untuk menurunkan berat badan

Sumber: Once Upon A ChefMenurunkan berat badan dengan bantuan telur mudah untuk dilakukan. Ini karena harganya yang terjangkau dan telur termasuk yang mudah diolah jadi berbagai jenis masakan.
Biasanya, kebanyakan orang mengonsumsi telur saat sarapan karena dapat mengurangi jumlah kalori untuk sisa hari tersebut.
Anda bisa mengolah telur dengan berbagai cara, seperti:
- Telur orak-arik
- Telur kukus
- Omelet
Anda juga bisa mengombinasikan telur dengan sayuran yang tinggi serat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian.
Kabartangsel.com
Bisnis7 hari agoWarnaGo Resmi Hadir di Tangerang, Usung Konsep One-Stop Solution Cat Premium
Banten7 hari agoPeringati Milad ke-6 dan HPN 2026, JMSI Banten Gelar Aksi Sosial dan Lingkungan
Jabodetabek6 hari agoIDWX Hadirkan Jam Tangan Tag Heuer Original untuk Pecinta Jam Mewah di Jakarta
Bisnis5 hari agoAle-Ale Rasa Buah Nanas: Juicy Nanasnya, Segarnya Juara
Jabodetabek5 hari agoBedah Akuntabilitas BUMN Pasca Danantara, Akademisi UIN Jakarta Fathudin Kalimas Raih Doktor di UI
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie Pastikan Tumpukan Sampah di Tangsel Sudah Teratasi
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI



















