Connect with us

Nasional

Dilema Kader Muda Golkar

Oleh: Veri Muhlis Arifuzzaman *

Dinamika politik Partai Golkar tak pernah surut. Setelah manuver “goyang-menggoyang” pencapresan Aburizal Bakrie (ARB) sempat redam, gejolak kembali muncul pasca penentuan langkah koalisi. Kali ini, kader muda Golkar yang mengatasnamakan Forum Paradigma Gerakan Muda Indonesia (FPGMI) menolak keputusan partai untuk mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

Gerakan FPGMI tersebut secara normatif bisa dikatakan “membelot” atau “membangkang”. Pasalnya, mereka tidak hanya menolak hasil Rapimnas—yang memberi mandat kepada ARB untuk menentukan langkah politik partai—tetapi bahkan terang-terangan menyatakan diri mendukung pasangan Jokowi-JK.

Dengan alasan ini, Partai Golkar bisa saja memberi sanksi kepada FPGMI termasuk sanksi pemecatan. Namun, bila dilihat secara menyeluruh dari semua aspek kebijakan partai maka alasan normatif saja tidaklah cukup. Kenapa demikian?

Advertisement

Masalah mendasarnya adalah Partai Golkar tak pernah melarang anggotanya untuk menjadi cawapres dari calon presiden tertentu. Bahkan, ARB berulangkali menyatakan bahwa siapa pun anggota partai yang dilamar salah satu capres untuk dijadikan cawapres, hukumnya mubah (boleh).

Kondisi tersebut sebenarnya membuat dilema anggota partai. Sebab, bila kenyataan yang pada dasarnya tak diharapkan itu terjadi, bagaimana caranya memilih antara ibu dan anak? Bersikap di antara kebijakan partai di satu sisi dan kecintaan pada anggota partai di sisi lain?

Artinya, ketiadaan larangan itu menyimpan celah “inkonsistensi” dalam tubuh partai. Celah yang hanya bisa tertutup dengan adanya komitmen dan kehendak bersama seluruh anggota partai. Dan benar saja, ibarat bom waktu, celah itu semakin menganga ketika salah satu kader Golkar Jusuf Kalla dipercaya sebagai wapres mendampingi Joko Widodo.

Sanksi Pemecatan?

Advertisement

Lalu, apakah layak kader muda yang berjumlah puluhan itu dikenakan sanksi? Hemat saya, sebagai konsekuensi politik tentu perlu dijatuhkan sanksi. Sikap mereka jelas menentang hasil putusan Rapimnas. Tetapi jika sanksi yang dimaksud adalah pemecatan maka perlu dipertimbangkan ulang.

Pertama, memecat puluhan kader punya konsekuensi politik yang bisa berdampak panjang. Apalagi kader tersebut rata-rata kader potensial bahkan ada yang baru terpilih sebagai anggota DPR RI. Lagi pula, dalam sistem partai yang bertumpu pada kekuatan kaderisasi, terdapat mekanisme yang tidak mudah dalam memecat kader. Berbagai alasan dan pertimbangan politik perlu didengar dan dipikirkan dengan matang.

Kedua, memecat kader harus melihat aturan secara holistik. Seandainya pun aturan menyatakan sikap mereka layak mendapat sanksi pemecatan, kenapa celah inkonsistensi tidak diantisipasi sejak awal? Celah inkonsistensi dapat memunculkan pertentangan antara materi dan substansi sebuah aturan. sampai kapan pun dilema itu akan terjadi.

Ketiga, selama masih bisa diselesaikan dengan jalan kompromi, pemecatan tak perlu dilakukan. Partai Golkar selama ini dikenal sebagai partai modern dengan dinamika yang cukup dinamis. Di titik berbeda kadang gejelok bergemuruh tapi di titik yang sama gejolak menjadi luluh. Munculnya dinamika di tubuh Golkar karena mekanisme demokratis yang diterapkan dalam sistem kepartaian.

Advertisement

Partai Golkar tidak mengenal istilah “veto player”. Masing-masing anggota punya hak untuk bersuara menyatakan pandangan, sehingga dinamika politik tak dapat dihindari. Tradisi ini memang punya kelemahan tersendiri. Tetapi jika mampu dikelola dengan baik, maka akan menjadi kekuatan luar biasa. Dan, bertahannya prestasi Golkar di pemilu legislatif salah satunya bisa dilihat dari faktor ini.

Dengan tiga alasan tersebut, saya tidak melihat sanksi pemecatan begitu signifikan menyelesaikan persoalan. Namun demikian, sekali lagi, bukan berarti tidak diperlukan sanksi. Dalam ukuran minimal, sanksi tetap dibutuhkan untuk menjaga marwah partai demi kepentingan politik jangka panjang.

Bagaimana pun, partai politik yang kuat menjaga harga diri serta setia memperjuangkan idealisme punya daya tahan lebih menghadapi berbagai ancaman dan tantangan.

*Direktur Konsep Indonesia

Advertisement
Obituari2 jam ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis17 jam ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum17 jam ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional17 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional2 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional2 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 hari ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 hari ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Tangerang Selatan4 hari ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional4 hari ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Banten4 hari ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional2 minggu ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional2 minggu ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional2 minggu ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 minggu ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport3 minggu ago

Jersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”

Nasional2 minggu ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Nasional2 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang Siap Arungi BRI Super League 2026/2027, Kampanyekan #STAYFOCU53D

Nasional2 minggu ago

KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

Jabodetabek3 minggu ago

Tiket Persija Jakarta vs Brisbane Roar di JIS Dijual Mulai Rp130 Ribu untuk Kategori 2

Sport3 minggu ago

Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0: Macan Kemayoran Tampil Menggila

Hukum2 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Banten2 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Populer