Banten
Dinas Pendidikan Banten Upayakan Pemerataan Penempatan Guru

Dinas Pendidikan Provinsi Banten terus berupaya untuk pemerataan penempatan guru di Banten, karena penyebaran guru di delapan kabupaten/kota belum merata tertama di daerah terpencil di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
Kepala Bidang Manajemen Tenaga Pendidik (Matendik) Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten Ade Kosasih di Serang, Senin, mengatakan jumlah guru di Banten saat ini mencapai 84.589 orang guru. Namun dari jumlah itu, penempatan guru masih terpaku di wilayah perkotaan, sedangkan beberapa sekolah-sekolah di daerah terpencil terutama di Kabupaten Lebak dan Pandeglang masih kekurangan guru.
“Jumlah guru di Banten sebenarnya sudah cukup, bahkan saat ini ada beberapa guru bantu sekolah sudah diangkat menjadi CPNS. Tapi penyebarannya belum merata,” kata Ade Kosasih, Senin (25/11/2013)
Ia mengatakan, pihaknya terus mendorong agar para guru di Banten dapat mengajar di daerah-daerah terpencil. Bahkan, pemerintah pusat juga telah mengalokasikan anggaran untuk para guru yang mengajar di daerah terpencil.
“Para guru yang mengajar di daerah terpencil itu mendapatkan tunjangan satu kali gaji pokok,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Banten 2012, di Banten memiliki 2.272 guru mengajar di daerah terpencil. Para guru tersebut tersebar di dua daerah yakni Kabupaten Lebak sebanyak 1.034 orang dan Pandeglang sebanyak 1.238 orang.
Sebanyak 2.272 guru yang bertugas di daerah terpencil itu terdiri 1.989 guru SD dan 286 orang guru SMP. Di Kabupaten Pandeglang guru SD sebanyak 1.164 orang dan guru SMP sebanyak 74 orang, kemudian di Kabupaten Lebak guru SD sebanyak 825 orang dan guru SMP berjumlah 212 orang.
Ade mengatakan, dari jumlah guru di Banten sebanyak 84.589 orang tersebut, guru yang telah sertifikasi baru sekitar 33.382 orang atau mencapai 39,46 persen dan guru yang telah kualifikasi pendidikan S1 sebanyak 59.598 orang, atau 70,46 persen.
Sementara Kepala Dindik Provinsi Banten Hudaya Latuconsina mengatakan berkaitan dengan puncak peringatan hari guru nasional dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-68 Tahun 2013 tingkat Provinsi Banten, akan dipusatkan di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (26/11).
Puncak peringatan hari guru nasional di Banten mengangkat tema, “Menyambut hari guru dengan semangat kurikulum 2013, menciptakan SDM yang produktif, kreatif, inovatif dan afektif”.
“Dengan implementasi kurikulum 2013, guru di Banten diharapkan lebih produktif, kreatif, inovatif dan afektif, untuk menghasilkan insan Indonesia yang cerdas,” katanya.(ris/ant)
Kampus7 hari agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Alumni sebagai Kekuatan Intelektual
Pemerintahan7 hari agoDWP Bersama DLH Tangsel Berbagi Bersama Penyapu Jalanan
Nasional2 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Pemerintahan6 hari agoDSDABMBK Tangsel Siap Hadapi Libur Lebaran 2026 dengan Infrastruktur Optimal
Bisnis6 hari agoQurban Asyik Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru, Kurban Kini Lebih Mudah
Bisnis2 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Bisnis2 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Bisnis2 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia





















