Direktur Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta Masykuri Abdillah meminta kepada alumni agar aktif memerangi informasi bohong atau hoaks. Hal itu sangat penting agar informasi bohong, khususnya yang terkait dengan masalah agama, tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat
“Saya minta agar Saudara dapat menjelaskan kepada masyarakat mengenai informasi yang benar. Bukan sebaliknya malah ikut menyebarkan isu-isu yang belum tentu benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya saat melepas alumni baru SPs UIN Jakarta di Ruang Teater, Rabu (20/2/2019).
Menurut Masykuri, selama ini banyak informasi yang beredar di masyarakat bahwa SPs UIN Jakarta mengembangkan Islam liberal dan fundamental. Tuduhan tersebut tentu saja sangat tidak berdasar dan hampir dipastikan penyebarnya orang yang tidak tahu SPs UIN Jakarta.
Sepanjang sejarah berdirinya, kata dia, SPs UIN Jakarta justru mengembangkan pendidikan Islam moderat atau washatiyah, yakni Islam yang penuh toleran dan insklusif. Dengan kata lain, SPs UIN Jakarta selama ini sejalan dengan misi besar UIN Jakarta. Misi tersebut di antaranya mengembangkan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, kemodernan, dan kemanusiaan.
“Jadi kalau ada isu-isu bahwa PPs UIN Jakarta liberal atau fundamental, jelas itu berita bohong atau hoaks,” tandasnya.
Untuk itu, Masykuri meminta kepada sarjana baru yang akan diwisuda diharapkan dapat menyampaikan informasi secara benar kepada masyarakat. “Saudara setelah ini akan banyak berkiprah di masyarakat. Nah, saya kira Saudara sangat berperanan untuk banyak menjelaskan tentang SPs UIN Jakarta sekaligus membantu memerangi berita bohong tersebut,” lanjutnya.
Acara pelepasan sarjana baru berlangsung sederhana. Selain Direktur Masykuri Abdillah, juga hadir Ketua Program Doktor Didin Saepuddin, Sekretaris Program Doktor Usep Abdul Matin, Ketua Program Magister JM Muslimin, dan Sekretaris Program Magister Kamarusdiana.
Kali ini, jumlah sarjana baru yang akan dilantik sebanyak 17 orang, terdiri atas luluan program magister tujuh orang dan program doktor 10 orang. Mereka akan dilantik pada Wisuda Sarjana ke-111 di kampus 1 UIN Jakarta pada 24 Februari mendatang.
Sarjana terbaik program magister adalah Taufik dengan nilai IPK 3,79 atau kumlaude, judul tesisnya Implementasi Metode Langsung dalam Pembelajarn Bahasa Arab (Studi Kasus di Kelas Unggulan MAN 2 Kota Bima NTB). Sedangkan program doktor adalah Muhamad Qustulani dengan IPK 3,61 atau sangat memuaskan, judul disertasinya Makna Imajinatif Naḥwu (Studi Kitab Ajrumiyyah Ibn ‘Ajibah).
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional4 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Banten5 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten














