Pemerintahan
Disperindag Tangsel Uji Petik 3 SPBU

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel dan Badan Metrologi Provinsi Banten melakukan uji petik terhadap SPBU. Uji petik ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen. Berdasarkan informasi, ada 54 SPBU yang terbesar di Kota Tangsel. Dari 54 SPBU, tiga SPBU di antaranya dilakukan uji petik dan dinyatakan memenuhi standar ukuran yang sudah ditetapkan.
“Uji petik ini dilakukan untuk mengetahui apakah ukuran takaran BBM yang diberikan kepada konsumen sesuai atau tidak di SPBU tersebut,” kata Panera Madya Badan Metrologi Provinsi Banten, Ake Erwan di SPBU 34-15408 di Jalan Raya Merpati, Kecamatan Ciputat, Selasa (17/12).
Dilakukannya pengujian petik, menurut Ake untuk memastikan pelindungan konsumen terhadap takaran bensin yang dibeli mereka. Dari tiga SPBU yang dilakukan pemeriksaan hasilnya bagus, dan dalam batas toleransi.
“Semua masih batas wajar,” katanya.
Kepala Bidang Pengawasan pada Disperindag Kota Tangsel Heru Sudarmanto mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap tiga SPBU. Pertama di Jalan Raya Merpati karena SPBU ini sudah lama tutup dan baru dibuka kembali, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan uji petik.
“Kita ingin liat permasalahan kenapa tutup, dan sekarang buka lagi, bagaimana sistem takerannya dan perubahan alat ukur yang sudah lama tidak digunakan, namun dari hasil pemeriksaan cukup baik hasilnya yakni dibatas toleransi yakni 0,25 persen atau hanya -45 mililiter perbedaan takaran,” jelas Heru.
Heru pun mengatakan, untuk di Jalan Raya Viktor SPBU 43-15322 dilakukan pemeriksaan karena SPBU tersebut baru dan belum pernah dilakukan pemeriksaan uji petik.
“SPBU 43-15322 ini dilakukan dua sample pertama pertamax plus yang hasilnya 0 persen, dan untuk solar masih dalam batas toleransi dibawah 0,5 persen,” katanya. Sedangkan di SPBU di Ciputat pun hasilnya sama, SPBU yang sudah dilakukan uji petik ini pun hasilnya bagus. “Di Tangsel ada 54 SPBU dari 54 SPBU belum ditemukan pelanggaran terhadap alat ukur, sehingga ini menjadi pekerjaan rutin kita untuk selalu melakukan pengawasan terhadap SPBU yang ada,” ujarnya.
Sementara, pengawas SPBU 34-15408 di Jalan Raya Merpati, Sugiri menyambut baik uji petik yang dilakukan ini. “SPBU kita baru buka kembali 3 bulan ini, sebelumnya sempat dilakukan renovasi. Dilakukannya uji petik ini bisa dilihat bawa takeran yang digunakan sesuai dan masih dalam batas toleransi,” katanya. (br/kt)
Pemerintahan7 hari agoTagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Bapenda Tangsel Beri Penjelasan
Bisnis2 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis2 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten2 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis2 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional2 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis2 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis2 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
























