Connect with us

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangsel melebarkan ruas jalan rawabuntu, Kecamatan Serpong sepanjang 1,3 Kilometer (Km). Ruas jalan dilebarkan sebanyak enam lajur.

Kepala Dinas PU Aries Kurniawan menjelaskan perluasan jalan rawa buntu, sisi kanan dan kiri menjadi tiga jalur dengan panjang mencapai 1,3 kilometer. Tapi, penyelesaian ruas jalan baru sekitar 800 meter persegi. Untuk pembangunan tahun 2020 progresnya sudah 99 persen. “Pengerjaan awal bulan sepetember lalu dan berakhir 30 Desember nanti. Progres sudah selesai 99 persen tinggal perapihan dan pembuatan marka jalan,” terangnya saat konferensi pers di Resto Oje, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Selasa (29/12) kemarin.

Ia menjelaskan untuk sisa ruas 500 meter atau delapan segmen yang belum dibebaskan meliputi upnormal, cuci yellow, toko bagunan, Pombensin BP, bebek kaleyo, pecak gabus, jual terpal, dan bengkel motor. “Segmen tersebut akan dilanjutkan pembebasan dan pembangunannya di anggaran tahun berikutnya,” singkatnya.

Advertisement

Kabid Bina Marga Budi Rachmat menyatakan delapan segmen tersebut meminta nilai ganti rugi diatas Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) senilai Rp20-25 juta. Sedangkan, NJOP hanya Rp15 juta. Makanya, baru diselesaikan sepanjang 800 meter karena 500 meter lagi, masih belum selesai soal ganti ruginya.”Delapan segmen tersebut sekitar 500 meter lagi, kalau dikalkulasikan membutuhkan dana Rp80-85 milliar,” jelasnya.

“Nilai anggaran yang cukup besar, makanya tahun 2021 kita inventarisir terlebih dahulu terkait permintaan dari pemilik yang nilai jual diatas NJOP dengan menyiapkan tim appraisal, supaya memastikan nilai ganti rugi yang real,” imbuhnya.

Budi mengatakan ruas jalan rawabuntu juga disiapkan untuk area pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Lebakbulus-Stasiun Rawabuntu atau Tol Serpong-Gunung Sindur. “Median jalannya makanya dibuat diameternya tiga meter, untuk antisipasi pembangunan jembatan MRT atau tol yang akan melewati ruas Jalan Rawa Buntu,” tandasnya. (red)

Advertisement

Populer