Penularan COVID-19 saat ini lebih didominasi penularan lokal daripada kasus impor. Hal tersebut dikatakan Jubir Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (13/6).
“Penularan yang sekarang ini kita identifikasi lebih didominasi oleh kasus penularan lokal bukan lagi pada imported case dari luar negeri. Local transmission yang jadi perhatian kita,” katanya.
Belum lagi gambaran epidemiologi masing-masing daerah berbeda. Beberapa daerah memiliki risiko yang lebih tinggi munculnya penularan karena aktivitas sosial.
“Inilah yang kemudian secara tepat beberapa pemerintah daerah mengimplementasikan pembatasan sosial berskala besar dengan tujuan untuk mengurangi mobilitas penduduk sebagai faktor pembawa virus yang bisa menyebabkan penularan ke orang lain,” imbuhnya. (rls/fid)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober











