Bisnis
Henoch Munandar Jadi Direktur Utama Bank BTPN
PT Bank BTPN Tbk. menggelar Rapat Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (29/9), di Jakarta. Pada RUPSLB itu, Bank BTPN menetapkan Henoch Munandar sebagai Direktur Utama BTPN. Masa jabatan Henoch efektif mulai terhitung sejak ditutupnya RUPSLB 2022 sampai dengan penutupan RUPST pada 2025 mendatang.
Direktur Kepatuhan Bank BTPN Dini Herdini menegaskan, “Pelaksanaan RUPSLB hari ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melanjutkan proses suksesi kepemimpinan di Bank BTPN serta mengisi posisi direktur utama yang lowong sejak kepergian kandidat direktur utama secara mendadak pada Maret lalu.”
Lebih jauh ia menuturkan bahwa seluruh jajaran manajemen yakin bahwa di tangan kepemimpinan direktur utama baru tersebut, Bank BTPN akan semakin maju dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah di tengah upaya nasional untuk kembali bangkit dari pandemi Covid-19.
Sebelumnya, Henoch telah menjalani dan memenuhi berbagai proses nominasi, termasuk uji kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai bagian dari proses seleksi.
Pada kesempatan yang sama, Henoch menegaskan bahwa Bank BTPN telah secara konsisten berkomitmen menyediakan akses dan informasi serta mendampingi banyak masyarakat Indonesia sebagai bentuk partisipasi dalam pemulihan ekonomi nasional.
“Upaya ini telah membantu Bank BTPN bertahan dalam situasi pandemi yang berangsur-angsur membaik dan mencatatkan kinerja kuat dan sehat sepanjang Semester I-2022. Kredit Bank BTPN tumbuh 10% year-on-year (yoy) pada akhir Juni 2022 menjadi Rp 149,26 triliun, berkat prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik yang diterapkan dalam setiap rencana dan keputusan bisnis perusahaan,” urai Henoch.
Sebagai salah satu pionir dalam layanan perbankan digital di Tanah Air, lanjutnya, Bank BTPN terus meningkatkan keandalan Jenius dengan beragam fiturnya. “Jumlah pengguna Jenius tumbuh 19% yoy menjadi hampir 4 juta pada akhir Juni 2022 dari sekitar 3,3 juta per Juni 2021. Dana pihak ketiga yang dikelola Jenius juga menunjukkan kenaikan sebesar 12% yoy menjadi Rp 17,3 triliun pada akhir Juni 2022 dari Rp 15,4 triliun setahun sebelumnya,” tambahnya.
Henoch menambahkan kinerja positif Bank BTPN sepanjang paruh awal 2022 juga didukung oleh program berkelanjutan Bank BTPN. Daya, yang berfokus untuk memberdayakan dan meningkatkan kapasitas nasabah serta masyarakat, dengan memberikan kesempatan tumbuh dan hidup yang lebih berarti. Per Juni 2022, program Daya telah diikuti oleh lebih dari 1,9 juta penerima manfaat dengan 2.848 kegiatan di seluruh Indonesia dan juga melalui website www.daya.id.
Bank BTPN juga menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan pembiayaan berkelanjutan, termasuk dalam bentuk pembiayaan hijau, seperti pembiayaan proyek pembangkit listrik ramah lingkungan, perkebunan berkelanjutan, kendaraan ramah lingkungan, dan proyek lainnya dengan total kucuran dana mencapai Rp 6,16 triliun per Semester I-2022, atau naik 67% yoy.
(rls/MC)
-
Serba-Serbi2 hari agoLibur Akhir Tahun 2025, Long Weekend Tanggal 25-28 di Bulan Desember
-
Tokoh1 hari agoRiwayat Pendidikan KH Zulfa Mustofa PJ Ketua Umum PBNU
-
Tokoh1 hari agoSilsilah KH Zulfa Mustofa Pj Ketua Umum PBNU Keturunan Syekh Nawawi Al-Bantani dan Keponakan KH Ma’ruf Amin
-
Tokoh18 jam agoProfil Lengkap KH Zulfa Mustofa
-
Tokoh2 hari agoBiografi KH Zulfa Mustofa PJ Ketua Umum PBNU
-
Nasional2 hari agoRapat Syuriah Tetapkan KH Zulfa Mustofa jadi Pj Ketua Umum PBNU
-
Pemerintahan2 hari agoPilar Saga Ichsan Tegaskan Pentingnya Peran Generasi Muda Jaga Kualitas Demokrasi Indonesia
-
Nasional2 hari agoKemenag Dorong Kampus BLU Contoh Kemandirian Finansial UIN Jakarta
