Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso telah menginjak usia 27 tahun. Pada usia tersebut RSPI lebih menguatkan komitmen mengabdi untuk negeri dalam hal penanggulangan penyakit infeksi di Indonesia.
Indonesia rentan penularan berbagai penyakit infeksi emerging di antaranya MERSCoV, flu burung, termasuk COVID-19. Direktur Utama RSPI dr. Mohammad Syahril mengatakan tahun lalu pada awal kasus COVID-19 di Indonesia RSPI mengalami kesulitan pelayanan, namun saat ini RSPI sudah mumpuni menanggulangi COVID-19 bahkan telah ditetapkan sebagai Center of Excellence penyakit infeksi dalam sistem ketahanan kesehatan nasional.
“Tahun lalu rumah sakit dikatakan kerepotan karena COVID-19, terlebih Indonesia sangat riskan penyebaran penularan virus. Semua ini jadi tanggung jawab bersama,” katanya.
Sebagai rumah sakit khusus vertikal,
RSPI Sulianti Saroso memiliki tugas melakukan kajian penyakit
infeksi, menjadi rujukan nasional kasus penyakit infeksi dan penyakit menular
serta menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan penyakit infeksi.
Penyakit infeksi dan menular hingga saat ini tetap menjadi ancaman di Indonesia
bahkan di dunia. Penyakit baru (emerging disease) seperti Ebola, Mers CoV, H5N1, dan COVID-19 maupun penyakit lama yang muncul kembali (re-emerging disease) seperti difteri, campak, rabies dan anthrax menuntut kewaspadaan tersendiri.
“RSPI selalu melakukan sosialisasi kewaspadaan sampai riset dalam rangka kasus COVID-19. Tim RSPI juga melakukan vaksinasi di beberapa tempat,” ujar Dirut
Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH mengatakan dalam upaya mengendalikan COVID-19 harus dilakukan dengan bekerja sama. Di ulang tahun ke-27 RSPI ini banyak hal yang sudah diukir dalam penanganan penyakit infeksi mulai dari difteri, flu burung, dan SARS termasuk COVID-19.
Saat yang harus dilakukan adalah bagaimana melakukan terobosan-terobosan dengan peraturan yang ada.
“Baik dan buruknya pelayanan ada di tangan kita semua. Kita dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat dan baik untuk masyarakat,” tutur Sekjen.
Techno6 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Pemerintahan5 hari agoPemerintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangsel One dan Asisten Virtual Helita
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Matangkan SPMB 2026/2027, Deden Deni: Persiapan Sudah Kami Lakukan Menyeluruh
Kampus6 hari agoGelar Pertemuan dengan Duta Besar Türkiye, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Buka Peluang MoU Perkuat Kerja Sama Internasional Antar Kedua Negara
Pamulang6 hari agoSerah Terima Aset Rampung, Pilar Saga Ichsan Pastikan Jalan dan Drainase Villa Dago Pamulang Segera Diperbaiki
Pemerintahan5 hari agoTangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Serba-Serbi4 hari agoKalender Mei 2026
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie: Lewat Tangsel One, Pemkot Tangsel Hadirkan Layanan Publik Berbasis AI Terintegrasi














