Calon Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyadari, usaha untuk semakin mendekatkan generasi muda dengan seni dan budaya yang ada di Tangsel harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dilakukan dengan cara-cara yang menarik dan kreatif.
Menurut Benyamin, komitmen ini harus dimiliki pemimpin Tangsel ke depan. Musababnya, tantangan untuk melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Tangsel ke depan bukanlah tugas mudah. Tanpa komitmen tersebut, budaya yang ada di Tangsel bukan tak mungkin terkikis.
“Perlu ada komitmen serius dan usaha berkelanjutan untuk membuat generasi muda semakin peduli dan ikut melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Tangsel,” kata Benyamin Davnie melalui keterangan tertulisnya, Minggu (25/10).
Dalam 10 tahun terakhir, Benyamin bersama Walikota Airin Rachmi Diany terus berusaha mendekatkan pemuda dengan beragam kesenian dan kebudayaan yang ada di Tangsel, seperti membentuk dan mengembangkan komunitas seni dan budaya.
Ke depan, Benyamin mengingatkan, usaha tersebut harus terus digelorakan. Ini agar kesenian dan budaya yang menjadi kekhasan Tangsel bisa terus lestari. Dalam kontestasi Pilkada Tangsel, Benyamin yang berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan menempatkan sektor sosial dan budaya dalam salah satu program unggulan, salah satunya diberi nama Tangsel Event.

Menurut Pilar Saga Ichsan, Tangsel Event dibuat untuk mengakomodasi kegiatan-kegiatan seni, budaya juga olahraga tingkat nasional yang ada di Tangsel.
Program Tangsel Event juga dibuat pasangan nomor urut tiga itu untuk mengakomodasi kebutuhan para pelaku seni dan budaya yang ada di Tangsel, termasuk semakin mendekatkan generasi muda dan milenial dengan kebudayaan. Tujuannya agar kebudayaan yang ada di Tangsel bisa semakin lestari.
“Melalui Tangsel Event, kami ingin semakin mengenalkan apa-apa yang menjadi khas Tangsel hingga ke mancanegara. Selain untuk terus melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Tangsel, promosi ini sekaligus untuk semakin mendekatkan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas cakupannya,” jelas arsitek berusia 29 tahun itu.
Selama ini, beragam festival kesenian, kebudayaan, hingga kegiatan olahraga ada di Tangsel, seperti Festival Lenong Betawi, Festival Rakyat Tangerang Selatan, juga serangkaian lomba lari berskala nasional.
Ke depan, Pilar ingin kegiatan-kegiatan serupa semakin ditingkatkan, bahkan hingga berada di level internasional. Kendati demikian, Pilar memastikan setiap kegiatan yang akan diselenggarakan melalui program Tangsel Event tetap selaras dengan protokol kesehatan, termasuk sejalan dengan usaha menekan dan menghentikan penyebaran Covid-19. (red/fid)
Nasional6 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis6 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis6 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Pemerintahan1 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Bisnis6 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Jabodetabek5 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara
Hukum4 hari agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur











