Banten
Insentif Tak Dibayar 3 Bulan, Puluhan Dokter di RSUD Banten Mogok Kerja

Puluhan dokter yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten baik dokter spesialis maupun dokter umum melakukan aksi mogok kerja karena dana insentif jasa medis yang menjadi hak para dokter tidak dicairkan selama tiga bulan terkahir.
Tuntutan para dokter di RSUD Banten tidak hanya terkait masalah dana insentif jasa medis tetapi juga terkait direktur RSUD Banten yang hingga saat ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) merangkap Asda III Pemprov Banten Takro Jaka Rooseno pasca pengunduran direktur RSUD Banten dr Hendarto setelah dilantik Januari 2015 lalu.
Para dokter menuntut kepada Plt Gubernur Banten Rano Karno agar segera dipilih direktur RSUD Banten yang definitif sehingga manajemen di RSUD Banten bisa ditata dan dibenahi. Direktur RSUD Banten harus figur yang memahami manajemen rumah sakit dan juga memahami bidang kesehatan.
“Para dokter di RSUD Banten menuntut agar Plt Gubernur Banten Rano Karno segera menetapkan Dirut RSUD Banten yang definitif. Kalau RSUD Banten masih dipimpin pelaksana tugas, kami terpaksa terus melakukan aksi mogok melayani pasien. Tentu aksi kami ini akan merugikan pasien. Karena itu, saya dan kawan-kawan memohon maaf kepada para pasien. Namun, aksi kami ini bertujuan untuk membenahi dan memperbaiki sistem manajemen di RSUD Banten sehingga pelayanan di RSUD Banten semakin baik,” ujar salah satu dokter spesialis di RSUD Banten yang namanya tidak mau ditulis, di Serang, Selasa (17/3).
Dia meminta agar Plt Gubernur Banten Rano Karno menempatkan dirut yang bakal mengelola rumah sakit mendatang adalah pejabat yang mengerti semangat pendirian RSUD Banten, dan memiliki jiwa leadership.
“Kondisi di RSUD Banten saat ini tidak mengalami perubahan apa-apa, baik sebelum maupun sesudah formasi jabatan di RSUD Banten berubah. Saya kira Pak Rano bisa menanyakan situasi di RSUD Banten ke Dirut RSUD Banten dr Hendarto yang saat ini sedang sakit,” ujarnya. [sp/kt)
Banten3 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Pemerintahan7 hari agoTagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Bapenda Tangsel Beri Penjelasan
Bisnis3 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis3 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Bisnis3 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional3 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis3 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis3 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda






















