Kampus
Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Manajemen Pendidikan Unpam Edukasi Santri Al Kaffah Soal Manajemen Waktu Digital

Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) kembali menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, Kelompok 4 menyasar siswa tingkat SMP di Pondok Pesantren Al Kaffah dengan mengusung tema “Implementasi Manajemen Waktu Berbasis Digital dalam Menyeimbangkan Waktu Akademik & Ekstrakurikuler.”
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dan dosen Pascasarjana Unpam, di antaranya Kaprodi Dr. Yulita Pujilestari, S.H., M.H., Koordinator PKM Dr. Sri Utaminingsih, S.Pd., S.H., M.M.Pd., M.H., Dosen Pembimbing Akademik Dr. Siti Zubaidah, S.Pd., S.E., M. Pd.I, serta dosen pembimbing Dr. Nuryati Djihadah, M.Pd., M.A. dan Dr. Ruknan, S.Sos., M.M., M.Pd.Tim mahasiswa yang terjun terdiri dari Hilda Sa’idatul Kamilah selaku ketua kelompok, bersama anggota Astri Ardila Susanti, Afrinal Desi Dermawan, Mutiara Vidrin Rittiauw, Ilwandi, dan Zizah Nurazizah.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini bertujuan membekali para santri dengan kemampuan mengelola waktu secara efektif di tengah padatnya aktivitas belajar dan kegiatan pesantren. Dalam era digital saat ini, kemampuan mengatur waktu dinilai menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda.
Ketua Kelompok 4 PKM Hilda menjelaskan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara tugas akademik dan kegiatan ekstrakurikuler. “Melalui pelatihan ini, kami mengenalkan berbagai strategi manajemen waktu yang dipadukan dengan pemanfaatan aplikasi digital agar lebih praktis dan terukur,” ujarnya.
Materi yang disampaikan meliputi teknik penyusunan jadwal harian, skala prioritas, hingga penggunaan aplikasi pengingat dan kalender digital. Para siswa juga diajak langsung mempraktikkan cara menyusun jadwal kegiatan mereka agar lebih terstruktur.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Para santri aktif bertanya dan berdiskusi, terutama terkait cara menghindari penundaan tugas (prokrastinasi) serta menjaga konsistensi dalam menjalankan jadwal yang telah dibuat.
Pihak Pondok Pesantren Al Kaffah menyambut baik kegiatan ini. Menurut salah satu perwakilan pengurus, pelatihan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. “Santri kami tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan lainnya. Keseimbangan ini memang perlu dikelola dengan baik,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi simulasi dan evaluasi sederhana untuk mengukur pemahaman peserta. Di akhir kegiatan, mahasiswa memberikan motivasi agar siswa dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa Pascasarjana Unpam berharap dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas manajemen diri siswa. Tidak hanya membantu dalam prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab sejak dini.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan seperti pesantren mampu menciptakan generasi yang adaptif, produktif, dan siap menghadapi tantangan di era digital.
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Sport4 minggu agoKalender Kompetisi Liga Indonesia 2026/2027
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman dan Menkomdigi Meutya Hafid Kolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace
Nasional4 minggu agoPerluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah, Wamen UMKM Helvi Moraza Luncurkan ACCES 2026
Bisnis3 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun





























