International Sports Club Indonesia (ISCI) siap dukung pengembangan wisata Situ Gintung, karena situ yang berada di Kecamtan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini memiliki potensi wisata cukup baik.
Respon positif itu datang dari Sales Manager ISCI Vera Hendayani. Dirinya menyatakan jika pihaknya membuka pintu untuk dapat berkomunikasi dengan Pemkot Tangsel dan jajaran pemerintah yang ada. Pasalnya potensi alam yang sangat baik perlu dikembangkan secara optimal agar mampu memberikan kontribusi terhadap kas daerah.
“Kami dari ISCI sepenuhnya terbuka lebar untuk berkomunikasi dengan pihak Pemkot Tangsel dalam hal pemanfaatan dan pengembangan Situ Gintung saat ini,” katanya.
ISCI yang sejak berdiri 1973 dikenal luas tempat para expatriat yang sangat privat. Namun kini mulai membuka diri secara terbuka untuk siapa saja. Hal ini dilakukan seiring adanya penurunan bisnis ISCI mencapai sekitar 50 persen. Penurunan ini disebabkan banyak ekspatriat mudik kenegara masing-masing tidak lagi bertugas di Indonesia.
“Kami mulai bangkit lagi setelah mengalami defisit beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak faktor, misalnya keberadaan warga asing banyak yang balik ke negara asal sehingga member kami mulai berkurang,” tambah ia.
Dulu orang menganggap ISCI tempatnya orang bule, tapi saat ini pihak marketing ingin merubah pandangan masyarakat. Karena era saat ini sudah berubah, perlu membuka diri menarik pangsa pasar. ISCI tentu menawarkan berbagai fasilitas resto, indoor serta outdoor. Tempat fitness , lapangan sepakbola, lapangan squash dan kolam renang.
“Siapa saja boleh datang kepada kami, tidak harus member. Bisa untuk seminar, halal bihalal, olahraga renang, joging track dan sepakbola. Tentu harga relatif tidak terlalu mahal. Hanya saja kami memiliki fasilitas lebih banyak tempat terbuka ketimbang ruangan tertutup. Hal ini sesuai konsep awal, banyak expatriat lebih memilih ruangan terbuka,” ujarnya.
Kapanpun ISCI siap untuk berkomunikasi dengan Pemkot Tangsel untuk pengelolaan kawasan Situ Gintung agar kedepan menjadi tempat rekreasi yang nyaman dan mudah dijangkau baik warga Tangsel maupun Jakarta. Luas ISCI mencapai 5 hektar. Selain itu ISCI berkontribusi kepada lingkungan mempekerjakan warga sekitar serta memberikan fasilitas lapangan Squash sejak tiga tahun ke belakangan ini kepada Pemkot Tangsel.
Lurah Cirendeu Kecamatan Ciputat Timur, Win Fadlianta menyampaikan upaya memanfaatkan potensi Situ Gintung tak hanya pemerintah dan masyarakat semata tapi pihak perusahaan yang ada di dekat kawasan pun harus dilibatkan.
“Kami mulai membuka komunikasi mengajak ISCI dan pelaku usaha yang ada di lokasi. Kami juga berharap dinas terkait dapat membuka komunikasi untuk pengembangan wisata Situ Gintung ini,” kata Win.
Situ Gintung memiliki luas 5 hektar membentang cukup luas dengan kondisi air sangat baik, jernih bebas dari pencemaran sampah. Peran pemerintah Kota Tangsel baik Lurah Cirendeu, Camat Ciputat Timur cukup besar dalam menjaga ekosistem perairan ini. (hms/fid)
Pemerintahan5 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya














