Rektor UIN Jakarta Amany Lubis meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks atau berita bohong. Mereka yang menyebarkan berita bohong berdosa besar karena telah menimbulkan kegaduhan.
Rektor mengatakan hal itu seusai melantik lima pejabat baru pengganti antar waktu (PAW) periode 2019-2023 di Ruang Diorama Auditorium Harun Nasution, Rabu (18/3/2020). Acara pelantikan dihadiri oleh para wakil rektor serta sejumlah staf.
Pernyataan Rektor terkait dengan adanya isu bahwa di Rumah Sakit Syarif Hidayatullah milik UIN Jakarta telah ada seorang pasien yang terindikasi positif virus Corona (Covid-19). Namun, setelah dikonfirmasi, ternyata hal itu tidak benar alias hoaks.
Rektor mengingatkan masyarakat untuk tidak percaya pada berita hoaks yang sengaja disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya untuk membuat kegaduhan sehingga masyarakat menjadi cemas.
“Padahal, pembuat berita hoaks itu sangat berdosa besar,” tandasnya.
Ia berharap wabah Covid-19 segera berakhir, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang.
Menurut Rektor, umat Islam sebenarnya telah memiliki kekebalan tubuh. Sebab, umat Islam selalu membiasakan hidup bersih dengan mandi dan berwudlu. Karena itu pula kebiasaan tersebut dapat mencegah munculnya berbagai penyakit, termasuk Covid-19.
“Umat Islam selalu hidup bersih dengan mandi dan berwudlu. Budaya ini tidak dimiliki oleh budaya mereka (non muslim, Red). Bahkan saya mendengar banyak juga yang masuk Islam,” ujarnya.
Kelima pejabat baru yang dilantik adalah Asep Saepuddin Jahar sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana, Muhammad Zuhdi sebagai ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Yuli Yasin sebagai wakil dekan bidang akademik Fakultas Dirasat Islamiyah, Kadir sebagai wakil dekan bidang akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dan Ade Rina Farida sebagai sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M). (uinjkt)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2












